Punggung Terluka, Begini Kondisi Terkini Bayi Korban Penyanderaan di Angkot

Tim dokter dari RSUP Persahabatan memastikan bahwa bayi satu tahun korban penyanderaan, Dafa Ibnu Hafiz, tidak mengalami luka serius.

Facebook
Jambret menyandera penumpang di angkutan kota di Jakarta, Minggu (9/4/2017) malam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Tim dokter dari RSUP Persahabatan memastikan bahwa bayi satu tahun korban penyanderaan, Dafa Ibnu Hafiz, tidak mengalami luka serius.

Spesialis bedah dan jantung RSUP Persahabatan,  Dr Susan Hendriani mengatakan, punggung Dafa mengalami luka karena tergores besi pada bangku angkutan umum.

"Lukanya terbuka pada punggung. Tidak serius karena tidak menembus," ujar Susan kepada Tribunnews.com di RSUP Persahabatan, Senin (10/4/2017).

Baca: DORR! Polisi Tembak Jambret yang Sandera Penumpang Angkot Gunakan Pisau

Baca: NEWSVIDEO. Begini Detik-detik Polisi Tembak Jambret Untuk Bebaskan Sandera dalam Angkot

Baca: Detik-detik Menegangkan! Aiptu Sunaryanto Salawat Tiga Kali Sebelum Tembak Penyandera

Dafa saat ini dirawat di ruang Anggrek, RSUP Persahabatan untuk menyembuhkan luka pada punggungnya.

"Besok sudah bisa pulang. Nanti rawat jalan," tambah Susan.

Sebelumnya, seorang pria bernana Hermawan menodong Risma Oktaviani (25) yang tengah membawa anaknya DI (1) di dalam angkot jurusan Rawamangun-Pulogadung Minggu (9/4/2017), sekitar pukul 19.00 WIB.

Untungnya, aksi Hermawan dapat dilumpukan oleh Sunaryanto yang merupakan anggota kepolisian satuan lalulintas.

Sunaryanto melesakKan tembakan ke arah lengan kanan pelaku, hingga akhirnya kedua korban berhasil diselamatkan.

Hermawan sendiri merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor.

Hermawan baru saja keluar dari lembaga pemasyarakatan Bulak Kapal, Bekasi.

Hermawan menodong karena ingin menguasai barang berharga milik korban.

Dia sempat meminta kalung, gelang, dan ponsel milik korbannya saat beraksi di dalam angkot.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved