Tarif Listrik Batam Naik

PLN Batam Tetap Ngotot Naikkan Listrik Bulan Maret dan Juni

Bright PLN Batam tetap pada keputusannya untuk melakukan penyesuaian tarif listrik Batam. Tahap pertama dilakukan pada April 2017 sebesar 30 persen

PLN Batam Tetap Ngotot Naikkan Listrik Bulan Maret dan Juni
TRIBUNBATAM/REHAN DENY
Para pengunjuk rasa membawa keranda dan panci penyok saat demo kenaikan tarif listrik, Jumat (17/3/2017) 

Lantaran saat ini biaya pokok untuk membangkitkan listrik dari nol sampai teraliri ke rumah warga lebih tinggi dari penjualan. Itu ada kaitannya juga dengan inflasi dan kurs dolar.

"Ini masalah konsumtif. Zaman pak Ahmad Dahlan memang ada subsidi silang dengan industri. Mulai 2015 industri makin berkurang," kata Samsul.

Suasana Rapat Dengar Pendapat antara DPRD Batam dengan Bright PLN Batam, Selasa (11/4/2017).
Suasana Rapat Dengar Pendapat antara DPRD Batam dengan Bright PLN Batam, Selasa (11/4/2017). (Tribun Batam/Argianto DA Nugroho)

"Sedangkan pertumbuhan penduduk semakin tinggi, konsumsi listrik juga tinggi. Ini yang kami jaga. Karena Bright PLN Batam berdiri sendiri," sambung dia.

Apa keputusan tersebut masih bisa berubah? Samsul tak menampiknya. Asalkan Peraturan Gubernur Kepri yang mengatur soal tarif listrik Batam itu, juga berubah.

"Kami hanya menjalankan peraturan. Peraturan itu harus diikuti," kata Samsul.

Termasuk juga soal kompensasi kepada pelanggan. Dalam Peraturan Gubernur Kepri itu juga diatur. Ada kriteria yang mengakibatkan masyarakat mendapatkan kompensasi sebesar 10 persen untuk pemadaman listrik Bright PLN Batam.

"Sekarang kami masih menyusun konsep kompensasinya seperti apa. Biar masyarakat lebih mudah mencerna aturannya. Nanti kami informasikan," ujar dia.

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved