Setelah Dua Kali Demonstrasi, Pengembang Kios Perum Kijang Permai Temui Warga. Ada Apa?

Setelah sempat dua kali terjadi demo penolakan, pengembang kios dan warga Perum Kijang Permai akhirnya duduk bersama bahas ini. Begini hasilnya?

Setelah Dua Kali Demonstrasi, Pengembang Kios Perum Kijang Permai Temui Warga. Ada Apa?
tribunbatam/aminnudin
Tampak Satpol PP Bintan memasang garis PPNS di lokasi ruko 23 beberapa waktu lalu

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Kisruh antara warga Perumahan Kijang Permai di KM 23 Kijang, Bintan Timur dengan developer unit kios di area komplek belum usai.

Baca: Rencana Beri Pelajaran Berubah Menjadi Kecelakaan. Gara-gara Korban Melakukan Ini!

Baca: Heboh! Tertangkap Kamera Andhika Pratama Lagi Gituin Ariel Tatum, Ini Fotonya!

Masalah ini telah berlangsung lama. Dalam catatan media, sudah terhitung dua kali warga menggelar demontrasi penolakan adanya kios. Demo pertama dilakukan di kantor kelurahan Kijang Kota. Demo kedua di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bintan di Ceruk Ijuk, Kecamatan Toapaya.

Pada Kamis (13/4) kemarin, diadakan kembali pertemuan antara kedua belah pihak di kantor camat Bintan Timur. Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Ketenagakerjaan pun turut tangan.

"Kemarin sudah ada pertemuan bersama. Di situ ada warga perumahan, ada developer unit kios, ada juga dari DPMPTSP,"kata Lurah Kijang Kota Anton Hatta Wijaya, Jumat (14/4).

Ada beberapa catatan penting dalam pertemuan itu. Diantaranya, pengembang kios bersedia menyerahkan dokumen yang diminta tim terpadu. Dokumen itu akan diserahkan ke dinas terkait. Dari dokumen itu, dinas terkait akan menentukan statuta unit kios yang fisik yang terbangun secara fisik.

"Yang mana nantinya dokumen itu akan ditindaklanjuti oleh pihak perijinan dan dinas PU dan dinas itulah yang menentukan bangunan ruko dan kios itu layak atau tidak didirikan di perumnas tersebut," ujar Anton.

Dia menegaskan kelanjutan pembangunan ruko dan kios yang ada didepan perumnas Kijang Permai KM 23 untuk sementara waktu dihentikan sambil menunggu penjelasan resmi dinas terkait.

Kasi Penyidikan Satpol PP Kab Bintan Sukiyadi yang hadir dalam pertemuan itu menyampaikan pihak pengembang diharapkan segera dapat mengurus langsung secara resmi dan melampirkan data-data yang ada sesuai dengan pembangunan Perumnas Kijang Permai kepada pihak instansi terkait.

"Agar permasalahan tersebut cepat di teratasi dan tidak berlarut larut," ujar Sukiyadi. (*)

Penulis: Aminudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved