Diduga Pakai Ponsel Saat Berkendara, Motor Gerobak Sate Ditabrak Truk di Gunung Kijang

Kecelakaan terjadi antara sepeda motor Honda Supra Fit X berplat BP 2465 QT dengan truk Mitsubishi berplat BP 8583 BU berwarna biru bagian depan

Diduga Pakai Ponsel Saat Berkendara, Motor Gerobak Sate Ditabrak Truk di Gunung Kijang
TRIBUNBATAM/AMINNUDIN
Kondisi kendaraan korban usai terjadi kecelakaan Minggu (16/4/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Pulau Pucung Perintis, Kecamatan Gunung Kijang pada Mingu (16/4/2017) sore.

Kecelakaan terjadi antara sepeda motor Honda Supra Fit X berplat BP 2465 QT dengan truk Mitsubishi berplat BP 8583 BU berwarna biru bagian depan.

Informasi yang dihimpun Tribun dikethaui, pengendara Honda Supra Fit X, yang diketahui bernama Fauzi Nasib mengalami luka serius di bagian kepala.

Darah tercecer di lokasi dia tergeletak dalam kondisi terluka sampai akhirnya dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Baca: Rencana Beri Pelajaran Berubah Menjadi Kecelakaan. Gara-gara Korban Melakukan Ini!

Baca: Gubernur Nurdin Blak-blakan, Soal Karut Marut Hutan Lindung di Bintan Tanya Pak Apri Saja!

"Korban mengalami pendarahan hebat. Darahnya berceceran di jalan saat kecelakaan itu, ngeri sekali. Motor dan lori sudah diamankan di pos lantas Gesek,"kata Man, seorang warga yang melintas di lokasi tersebut.

Kasatlantas Polres Bintan AKP Krisna Ramadhani saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa lakalantas itu. 

"Benar, telah terjadi insiden kecelakaan lalulintas pada pukul 16.30 WIB di Jalan Pulau Pucung Perintis. Kecelakaan terjadi antara pengendara sepeda motor dengan kendaraan roda empat jenis truk,"kata Krisna.

Terkait insiden itu , berdasarkan keterangan Dedi Pratomo (29), pengemudi truk Mitsubishi, sebelum insiden lakalantas terjadi dia berkendara dari jurusan Desa Lome hendak ke arah pulau Pucung.

Menurut dia, kecepatan truk saat itu yakni 60 km/ jam.  Sesampai di tikungan Jalan Perintis dari arah berlawan datang korban menggunakan sepada motor serta muatanya (grobak sate).

"Setelah melewati tikungan, dari hadapan sang supir tampak korban saat iti sedang asik mengemudi sambil mainin Hp, karena terkejut supir tidak bisa mengelak. Hingga laka pun tidak bisa dihindari," kata Krisna.

Krisna Ramadani menghimbau kepada seluruh masyatakat terutama pengguna jalan agar tidak menggunakan HP saat berkendara di jalan raya. Kondisinya cukup riskan dan rawan terjadi kecelakaan.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Senin, 17 April 2017

Penulis: Aminnudin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved