Sabtu, 25 April 2026

Manajer Google yang Cantik dan Baik Hati Itu Diperkosa Lalu Dibunuh. Ternyata Ini Pelakunya

Wanita 27 tahun itu ditemukan di semak-semak sebuah taman dalam keadaan telanjang dan sudah tak bernyawa

Editor: Mairi Nandarson
Cosmopolitan
Selain cantik dan murah senyum, Vanessa Marcotte sangat baik hati. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MASSACHUSETTS - Masih banyak yang terpukul dan sedih atas kasus yang menimpa Vanessa Marcotte.

Wanita cantik dan baik serta santun itu sudah lama bekerja sebagai manajer akuntansi Google.

Dia bekerja di perusahaan search engine nomor satu dunia itu di Massachusetts, Amerika Serikat.

Baca: Ditjen Pajak: Google Jangan Hitung Pajak Seenaknya

Baca: Saridjah Niung atau Ibu Soed Hadir di Google Doodle Hari Ini

Namun, nasib naas menimpanya pada 7 Agustus 2016 lalu, saat dia berlibur di Worcester County.

Vanessa Marcotte semasa hidupnya.
Vanessa Marcotte semasa hidupnya. ()

Hanya beberapa saat sebelum kembali ke Massachusetts, ia jogging. Petaka menimpa, dia diperkosa dan dibunuh.

Wanita 27 tahun itu ditemukan di semak-semak sebuah taman dalam keadaan telanjang dan sudah tak bernyawa.

Pelakunya kabur dan polisi sempat kesulitan mencari jejaknya.

Baca: Jaket Pintar Google dan Levis Ini Ditawarkan Rp 4,6 Juta. Apa Istimewanya?

Namun, setelah 8 bulan berlalu, polisi akhirnya bisa menangkap orang yang kuat dicurigai sebagai pelakunya.

Dia adalah Angel Colon-Ortiz.

Di semak-semak ini polisi menemukan jenazah Vanessa Marcotte sudah dalam keadaan telanjang.

Di semak-semak ini polisi menemukan jenazah Vanessa Marcotte sudah dalam keadaan telanjang. ()

Polisi hanya memiliki bukti bahwa Vanessa sempat mencakar pelaku pemerkosa dan pembunuhnya.

Dari kukunya, polisi menyimpan darah dan kulit pelaku yang dicakar Vanessa.

Setelah dianalisis DNA-nya, akhirnya polisi tahu siapa pemilik darah dan kulit di kuku Vanessa itu.

Tepat pada hari  Jumat (14/4/2017), polisi menangkap sang pelaku.

Colon-Ortiz berumur 31 tahun tak memberi perlawanan berarti saat ditangkap polisi.

Pengacara wilayah Worcester County, Joseph Early Jr kepada wartawan mengatakan, "Kami menangkapnya. Ini perjuangan yang panjang."

Colon-Ortiz ditangkap berdasarkan indikasi lemah. Namun, setelah penangkapan itu polisi bisa menganalisis DNA dia.

Ternyata cocok dengan DNA pada darah dan kulit hasil cakaran Vanessa.

"Kami sangat yakin telah menangkap pembunuh Vanessa," tegas Early kepada Fox News.

Menurut polisi, Vanessa dibunuh antara pukul 13.00 sampai 15.00 waktu setempat pada 7 Agustus 2016.

Padahal, saat itu dia akan segera terbang ke Massachusetts untuk kembali bekerja.

Dalam pernyataannya, Google mengatakan, "Vanessa Marcotte adalah anggota tim Google yang sangat dicintai teman-temannya.

Dia sempat bertugas di New York selama 1,5 tahun. Dia terkenal dengan senyuman manis, semangat, mencintai olahraga, dan pernah menjadi sukarelawan kegiatan olahraga di Boston." (*)

Sumber: Grid.ID
Tags
Google
DNA
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved