Heboh! Nelayan Mau Lepaskan Ikan Duyung Tangkapan Setelah Dibayar Rp 8 Juta, Ini Alasannya!

Heboh! Nelayan mau lepaskan ikan duyung setelah dibayar Rp 8 juta. Ini alasannya!

Heboh! Nelayan Mau Lepaskan Ikan Duyung Tangkapan Setelah Dibayar Rp 8 Juta, Ini Alasannya!
Dokumentasi Yayasan Gunung Mangkol
Ikan dugong sepanjang 2 meter yang dilepas ke tengah laut di Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, PANGKAL PINANG-Ikan Dugong atau disebut ikan duyung yang ditangkap nelayan Desa Kurau, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, akhirnya dilepasliarkan setelah adanya uang kompensasi Rp 8 juta.

Baca: Edan! Kasus Mobil Goyang Oknum DPRD, Tersangka Ngaku Belum Klimaks Keburu Digerebek

Baca: Tragis! Inilah Kisah Pilu Fitriani: Aku Dijual Suamiku Sendiri Hanya Demi Uang Rp 50 Ribu!

Proses negosiasi berjalan alot, lantaran nelayan setempat bersikukuh meminta uang pengganti atas ongkos yang telah mereka keluarkan.

"Kami tak punya pilihan lain, harus membayar Rp 8 juta dari Rp 10 juta yang diminta nelayan," kata Pengurus Yayasan Gunung Mangkol, Bangka, Ahmadi Sofian, seusai proses pelepasan," Senin (17/4/2017) malam.

Baca: Curiga Istrinya Diselingkuhi, Pria Ini Nekat Bunuh Rekan Karibnya. Begini Kejadiannya!

Baca: Kasus 2015! Istrinya Ngaku Ditiduri Korban 7 Kali, Andi Lala Emosi Dan Eksekusi Korban!

Aktivis lingkungan Animals Lovers Bangka Islands (Alovers) bekerja sama dengan Yayasan Gunung Mangkol untuk melepasliarkan ikan Dugong yang sempat ditahan nelayan selama dua hari terakhir.

Setelah pembayaran dilakukan, Ikan Dugong sepanjang 2 meter dengan berat 200 kilogram dievakuasi menggunakan kapal menuju Selat Bangka.

Menurut Ahmadi, ikan bernama latin Dugong Dugon ini termasuk ikan langka yang populasinya diperkirakan tersisa 1.000 ekor di Indonesia. Ikan ini biasa mencari makan di perairan dangkal seperti Selat Bangka.

Baca: Bikin Merinding! Inilah Kisah dan Kepercayaan Mistis Yang Dialami Pasukan TNI Saat Bertugas!

Baca: Heboh! Tertangkap Kamera Andhika Pratama Lagi Gituin Ariel Tatum, Ini Fotonya!

"Kami mengimbau nelayan untuk langsung melepas ikan Dugong ini jika terjaring di laut. Pembayaran hanya kali ini agar tidak ada lagi niat komersialisasi satwa yang dilindungi," ujarnya.

Kepala Polres Bangka Tengah, Frenky Yusandhy, mengatakan, nelayan yang sengaja menahan satwa dilindungi bisa menghadapi proses hukum. "Setelah di mediasi akhirnya ada kesepakatan untuk dilepas. Selanjutnya harus ada kesadaran masyarakat untuk langsung melepaskannya," tutupnya. (*)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved