Firefox Versi Terbaru Dibekali Teknologi Anti "Crash"

Mozilla telah memperbarui peramban Firefox buatannya dengan teknologi baru

Firefox Versi Terbaru Dibekali Teknologi Anti
Mozilla
Logo Mozilla Firefox 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM - Mozilla telah memperbarui peramban Firefox buatannya dengan teknologi baru. Salah satunya adalah adanya sistem yang membuat peramban tersebut tidak mudah crash saat membuka halaman sebuah situs.

Pembaruan tersebut berupa sistem hasil pengembangan Project Quantum Compositor Process yang dikerjakan oleh tim Mozilla dan disematkan dalam Firefox versi 53.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Digital Trends, Sabtu (22/4/2017), pengembangan yang dilakukan Mozilla berkutat pada software compositor dalam browser. Software tersebut berguna untuk mengubah elemen-elemen halaman situs menjadi sebuah gambar tunggal.

Nah, pada Firefox versi 53 untuk Windows, Mozilla memodifikasi agar compositor bisa bekerja terpisah dari program utama peramban.

Dengan cara demikian, ketika compositor mengalami masalah dan crash, peramban masih bisa tetap bekerja. Compositor itu pun bisa dinyalakan ulang dengan mudah.

Pemisahan software compositor tersebut hanya ada di sistem operasi Windows saja. Sedangkan pengguna Mac sama sekali tidak memerlukannya karena pemrosesan grafisnya sudah stabil.

Selain itu ada juga pembaruan tema dark dan light versi compact yang mengubah tampilan peramban menjadi lebih ringkas serta memperluas bidang untuk menampilkan halaman sebuah situs.

Ada juga WebExtention yang membuat pengguna bisa memasang add-ons atau alikasi tambahan sesuai kebutuhan. Misalnya memasang alat pemblokir iklan atau laporan cuaca di peramban.

Kemudian pengguna Firefox 53 kini sudah memiliki satu tombol untuk menghapus segala informasi yang disimpan oleh peramban. Informasi yang dimaksud misalnya cache, cookies, atau lainnya.

Tapi selain pembaruan tersebut, Firefox 53 ini juga membawa kabar buruk. Pasalnya ini merupakan pembaruan terakhir untuk sistem operasi Windows XP atau Vista, Mac 32-bit dan Linux di platform Pentium 4 atau AMD Opteron.

Editor: Rio Batubara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved