Terungkap! Sebelum Tersambar Petir Para Pendaki Gunung Prau Dieng Naik Pohon dan Main Ponsel

Terungkap! Sebelum tersambar petir pendaki Gunung Prau di Dieng naik pohon dan main ponsel. Begini penjelasannya!

Terungkap! Sebelum Tersambar Petir Para Pendaki Gunung Prau Dieng Naik Pohon dan Main Ponsel
TribunJateng/Humas Polda Jateng
Anggota Polres Wonosobo menggendong korban tersambar petir di Gunung Prau, Wonosobo, Minggu (23/4/2017) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, WONOSOBO-Sebelum tersambar petir di puncak Gunung Prau, Kabupaten Wonosobo, rombongan pendaki asal Jakarta sedang bermain ponsel dan menaiki pohon.

Baca: Ehem! Ternyata Sebesar Ini Bayaran Wanita Pemegang Papan Ronde Tinju, Anda Berminat?

Baca: Terbongkar! Kasus Perselingkuhan Guru PNS, Bercak Merah di Dada dan Leher Jadi Petunjuk!

Staf Humas Kantor Basarnas Jateng Zulhawari Agustianto mengatakan, rombongan pendaki turun dari gunung pada Minggu (23/4/2017) siang sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun, baru jalan beberapa meter, hujan turun dengan intensitas cukup deras.

Rombongan pendaki yang berjumlah 11 orang lalu memutuskan untuk berteduh dengan membuat tempat berlindung sementara secara darurat (bivak).

Bivak untuk berteduh dibuat di sekitar tower Nganjil.

"Namun, saat berteduh sebagian pendaki bermain handpone. Saat itu langsung tersambar petir," kata Zulhawari, Senin (25/4/2017).

Dari 11 rombongan pendaki asal Jakarta, tiga diantaranya tewas. Mereka yang tewas adalah Deden Hidayat (30), warga Jalan Benuang VI No 44 Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Kemudian, Aditya Agung D (29), warga Jalan Cipinang Muara II Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur; dan Adi Setiawan (30), warga Jalan Cipinang Muara II Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved