Giliran Patroli Kementerian Kelautan Tangkap Empat kapal Vietnam di Natuna

Setelah tim Baharkam Mabes Polri dan dua Polda Kepri dan Kalbar, kini giliran kapal patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang unjuk gigi.

Giliran Patroli Kementerian Kelautan Tangkap Empat kapal Vietnam di Natuna
Tribun Batam/Ian Sitanggang
Ekspose penangkapan empat kapal berbendera Vietnam yang mencuri ikan di perairan Natuna oleh PSDKP KKP Batam, Jumat (28/4/2017). 

Laporan Tribun Batam Ian Sitanggang

BATAM TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Setelah tim Baharkam Mabes Polri dan dua Polda Kepri dan Kalbar, kini giliran kapal patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang unjuk gigi.

Tim patroli Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Barelang Batam menangkap empat unit kapal berbendera Vietnam yang sedang menangkap ikan di perairan laut Natuna, Jumat (21/4/2017) lalu.

Keempat kapal vietnam yang sedang menangkap ikan tersebut terdeteksi oleh radar kapal PSDK KKP Barelang, KP HIU 06 saat saat melakukan patroli di perairan Natuna.

Empat kapal dengan nomor lambung KM TG 94169 TS, KM TG 94916 TS, KM TG 93395 TS, KM TG 91705 TS ini ditangkap dalam wakrtu dua jam.

Kapal pertama ditangkap pada pukul 05.30 WIB, kapal kedua pukul 06.18 WIB, kapal ketiga pukul 06.43 WIB serta kapal keempat diamankan pada pukul 07.09 WIB.

Bersama keempat kapal tersebut, tim PSDKP mengamankan 27 anak buah kapal, semuanya warga negara Vietnam.

Barang bukti lain yang disita adalah empat unit jaring cumi, 28 pancing cumi, empat kilogram cumi yang sudah dikeringkan dan empat unit alat navigasi.

Keempat kapal ini kemudian ditarik ke pangkalan PSDKP KKP di Jembatan 2 Barelang Batam.

Kepala PSDKP Barelang Batam, Slamet mengatakan, penangkapan ini menambah daftar panjang penangkapan kapal asing di perairan laut Kepri.

"Untuk bulan April 2017 ini saja, 10 kapal yang diamankan, enam diamankan oleh Polair Polda Kepri," kata Slamet.

Sepuluh kapal asing yang melakukan illegal fishing di perairan Kepri ini dalam proses peradilan.

"Semua kapal yang ditangkap, nahkodanya diproses," katanya.

Setelah ada putusan pengadilan, kapal-kapal ini akan ditenggelamkan, seperti kapal asing yang ditangkap sebelumnya.

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved