Ngeri! Sebelum Bunuh Dan Rampas Perhiasan Korban, Pelaku Sempat "Tiduri" Korban di Mobil!

Ngeri! Awalnya berniat ajak kawin lari. Keduanya Lalu berhubungan intim di mobil. Pelaku minta uang, ditolak kalap dan membunuhnya

KOMPAS. com/Mei Leandha
Pelaku Nando yang membunuh korbannya dengan modus mengajak kawin lari, Selasa (2/5/2017) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, MEDAN-Agustina Sitorus empat hari tak pulang ke rumah. Anak tertuanya, Eyren Juwita Triana Siburian (45), warga Jalan Air Bersih Ujung Nomor 191 B, Kota Medan, resah karena sang ibu tak memberi kabar.

Baca: Bisakah Berhubungan Seks di Luar Angkasa? Beginikah Astronaut Penuhi Kebutuhan Seksnya?

Baca: Terdakwa Pembunuh Siswa SMA Taruna Nusantara Dituntut 10 Tahun Penjara, Ini Alasan Jaksa!

Baca: Terbongkar! Lewat Grup Facebook, Muncikari Ini Tawarkan Siswi SMA hingga Mama Muda

Jumat (28/4/2017) tengah malam, keresahannya terjawab. Polda Sumut menangkap Perinando Simangunsong alias Nando (38), sopir mobil rental yang tinggal di Desa Sei Belutu, Kecamatan Sei Bambam, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Ia adalah pembunuh ibunya.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut Kombes Pol Nurfallah mengatakan, pelaku janji bertemu korban pada Selasa (25/4/2017) sekitar pukul 11.00 WIB di terminal Amplas.

Pelaku menggunakan mobil rental Toyota Avanza merah maron BK 1703 LN milik Anggiat Sitinjak.

"Pelaku mengajak korban kawin lari. Mereka sempat berhubungan intim di mobil, setelah itu pelaku mengatakan mau meminjam uang korban," kata Nurfallah, Selasa (2/5/2017).

Korban bilang tidak punya uang. Pelaku lalu meminta cincin yang dikenakan korban, kembali korban menolak. Tak senang ditolak terus, pelaku lalu menarik tangan untuk merampas perhiasan yang dikenakan korban.

"Korban marah, dia bilang pelaku merampoknya dan akan diadukannya ke anaknya. Pelaku langsung menjerat leher korban dengan sabuk pengaman mobil sampai pingsan," ungkapnya.

Setelah pingsan, pelaku memindahkan korban ke bagasi, di sini pelaku kembali menjerat leher korban dengan kawat jok mobil sampai meninggal. Setelah itu pelaku menuju Kota Tebingtinggi.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved