Wanita Penerjemah FBI Ini Menyesal Telah Menikahi Anggota ISIS. Ini Ceritanya

Kisahnya bermula dari dirinya yang jatuh hati pada seorang militan ISIS yang dimata-matainya, Abu Talha Al-Almani

Wanita Penerjemah FBI Ini Menyesal Telah Menikahi Anggota ISIS. Ini Ceritanya
CNN
Daniela Greene 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Seorang penerjemah Biro Investigasi Federal (FBI) mengungkap penyesalannya karena pernah menikah dengan seorang militan ISIS.

Daniela Greene, sang penerjemah, membagikan kisahnya yang baru-baru ini terungkap setelah sempat menghilang secara misterius dalam misinya di Suriah pada Juni 2014.

Kisahnya bermula dari dirinya yang jatuh hati pada seorang militan ISIS yang dimata-matainya, Abu Talha Al-Almani.

Abu Talha Al-Almani merupakan nama lain dari Denis Cuspert, mantan penyanyi rap Jerman yang menjadi mualaf dan bergabung dengan ISIS.

Sebagai seorang mantan bintang rap bernama panggung Deso Dogg, Denis Cuspert berperan cukup besar dalam perekrutan militan ISIS dari Jerman.

Denis Cuspert bahkan beberapa kali muncul dalam video propaganda ISIS.

Baca: Menit-menit Terakhir Balapan Pembawa Maut di Malaysia

Baca: Jepang Luncurkan Kereta Canggih dan Mewah. Lihat Penampakannya

Daniela Greene dan Denis Cuspert sempat beberapa kali berkomunikasi secara privat lewat Skype.

Kepincut sang rapper, Daniela Greene kemudian setuju menikahinya dan mencari cara untuk menyelinap ke Suriah untuk bertemu Denis Cuspert.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved