Mengenaskan! Pohon Mahoni Tumbang, Tiga Rumah Rusak, Satu Remaja Tewas

Mengenaskan! Pohon tumbang, 3 rumah rusak dan seorang remaja tewas. Begini kejadiannya!

Mengenaskan! Pohon Mahoni Tumbang, Tiga Rumah Rusak, Satu Remaja Tewas
KOMPAS.com/BUDIYANTO
Sejumlah warga melihat lokasi tumbangnya pohon mahoni di Kampung Palasari, Desa Sudajayagirang, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (3/5/2017) malam. Pohon mahoni tumbang saat hujan deras mengguyur disertai angin kencang sekitar pukul 16;00 Wib 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, SUKABUMI-Hujan deras yang mengguyur sekitar satu jam membuat satu pohon mahoni tumbang dan menimpa tiga rumah di Kampung Palasari, Desa Sudajayagirang, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (3/5/2017) sekitar pukul 16:00 Wib.

Baca: Bisakah Berhubungan Seks di Luar Angkasa? Beginikah Astronaut Penuhi Kebutuhan Seksnya?

Baca: Sekali Begituan Tarifnya Rp 1,2 Juta, Begini Servis Ranjang Siswi SMA dan Mama Mudanya!

Akibat kejadian tersebut, satu orang remaja, Satria Oki (12) meninggal dunia setelah sempat di evakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin, Kota Sukabumi.

Korban yang sedang tidur itu terjepit reruntuhan pohon mahoni berusia sekitar 100 tahun. Selain itu, Satria tertimpa bangunan rumah panggung.

"Posisinya terlentang. Bagian badan yang tertimpa pohon dari pinggang sampai sekitar kepala. Tangannya menutup kepalanya," ujar salah seorang warga Lena (28) kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Rabu malam.

Lena menjelaskan, rumah yang paling parah tertimpa pohon adalah milik Abah Munir (70). Saat kejadian, selain hujan deras juga terjadi angin sangat kencang dan sempat turun hujan es.

Ketua RW 10 Turo menjelaskan, akibat pohon tumbang itu tiga rumah rusak. Satu rumah semi permanen ambruk milik Bah munir, dua rumah rusak lainnya milik Oleh dan rumah kosong yang pemiliknya tinggal di Cikole Kota Sukabumi.

"Ada tiga rumah yang terdampak pohon tumbang dan satu warung jongko. Satu korban meninggal dunia sedangkan warga lainnya selamat," jelas dia.

Kepala Polsek Sukabumi, AKP E Kuiswaha mengatakan, evakuasi korban berlangsung sekitar satu jam. Warga dan petugas kesulitan memotong pohon yang ukuran diameternya sekitar satu meter.

"Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit dengan ambulan desa. Namun setelah sampai di rumah sakit korban meninggal dunia," tutupnya. (*)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved