Nelayan Dilarang Pakai Cantrang, Ini Permintaan Jokowi ke Menteri Susi

Presiden Jokowi mendapatkan laporan bahwa banyak nelayan yang kesulitan membeli pengganti cantrang karena mahal.

Nelayan Dilarang Pakai Cantrang, Ini Permintaan Jokowi ke Menteri Susi
kompas.com
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo ingin nelayan di Indonesia dipermudah mendapatkan alat penangkap ikan pengganti cantrang.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengeluarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1/PERMEN-KP/2015 soal larangan penggunaan cantrang.

"Presiden meminta nelayan dipermudah membeli alat nangkap ikan pengganti cantrang, khususnya tentang fasilitas pembiayaannya," ujar Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki kepada wartawan di TMII, Jakarta Timur, Kamis (4/5/2017).

Presiden Jokowi mendapatkan laporan bahwa banyak nelayan yang kesulitan membeli pengganti cantrang karena mahal.

Baca: WASPADALAH! Tekanan Darah Tinggi Kerap Jadi Pembunuh. Berapa Tekanan Darah yang Normal?

Baca: Dapat Bantuan Bahan Bangunan dari Gubernur, Korban Puting Beliung Segera Bangun Lagi Rumahnya

Baca: Sidang ke-12, Jaksa KPK Hadirkan Ketua Konsorsium PNRI

Teten menjelaskan, nelayan yang kesulitan membeli alat pengganti cantrang terdiri dari dua kategori, yakni nelayan dengan kapal di bawah 30 Gross Ton (GT) atau yang disebut nelayan kecil dan di atas 30 GT.

Bagi nelayan dengan kapal di bawah 30 GT, KKP sudah menganggarkan Rp 124 miliar untuk pengadaan pengganti cantrang.

Namun, Teten mengakui, baru 7 persen nelayan yang menerima bantuan tersebut.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved