Tiga Hari Hilang Kontak di Tambelan, Benarkah Yacht Sunrise Terombang di Perairan Lingga?

Tiga Hari Hilang Kontak di Tambelan, Benarkah Yacht Sunrise Terombang di Perairan Lingga?

Tiga Hari Hilang Kontak di Tambelan, Benarkah Yacht Sunrise Terombang di Perairan Lingga?
Tribun Batam/ Septyan Mulia Rohman
Ilustrasi. Kapal Yacht di perairan Anambas 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Kapal Yacht Sunrise berbendera Singapura yang dilaporkan hilang kontak di perairan Pulau Bodas, Kecamatan Tambelan Bintan sejak Selasa (2/5/2017) atau tiga hari lalu akhirnya ditemukan. Kondisi Yacht saat ditemukan rusak, tak bisa digerakan dan berlayar.

Baca: Asyik Lihat Komodo Mangsa Kambing, Komodo Lain Gigit Kakinya Saat Foto-foto. Ini Kronologisnya!

Baca: Bisakah Berhubungan Seks di Luar Angkasa? Beginikah Astronaut Penuhi Kebutuhan Seksnya?

Baca: Ngeri! Kakek di Lampung Utara Ini Kejar-kejar Perempuan lalu Membunuhnya! Ini Pemicunya!

Pihak Nongsa Point Marina (NPM) Batam saat dihubungi Tribun pada Kamis (4/5) membenarkan kalau kapal Yacht itu sudah ditemukan. "Informasi terbaru, kapal itu sudah ditemukan dalam kondisi rusak. Cuman penumpangnya semua selamat, yang menemukan teman teman di angkatan laut,"kata Edi, pihak NPM Batam.

Lima penumlang seperti diberitakan sebelumnya masing masing adalah James Boey Chuen Yong (41), Tan Swan Ang Kenneth (42), Lee Shao Yi (37), Lee Yeow Kuan Eddy ( 54 ) dan Goh Ee Kiat (52). Kelimanya adalah warga negara Singapura. Di dalam yacht, terdapat pihak manajer pelayaran.

Yacht Sunrise itu sudah ditarik oleh pihak AL menuju pelabuhan Marina di Batam.

Kapal Yacht Sunrise yang berangkat dari Batam pada Sabtu (29/4) lalu hendak menuju Tambelan. Kapal berangkat dengan tiga yacht lainnya. Pada Senin (1/5), tiga yacht lainnya telah tiba di Tambelan, sementara Sunrise tidak sampai sampai di Tambelan.

Edi mengatakan, kapal Sunrise ternyata terdampar sendirian di perairan Kabupaten Lingga. Jaraknya dengan Tambelan masih terbilang jauh. "Titik koordinatnya saat ditemukan belum kita tahu. Cuman ditemukan masih sekitaran perairan Bintan, sedang ditarik ke Nongsa. Kondisi kapal rusak tak bisa digerakan,"ucap Edi. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved