Korea Utara Tahan Warga AS karena Alasan Ini

Terdapat tiga warga AS lain yang saat ini ditahan di Korea Utara, termasuk Kim Sang-duck, yang juga pernah mengajar di PUST

Korea Utara Tahan Warga AS karena Alasan Ini
KOMPAS.com
Otto Warmbier (21), mahasiswa AS yang ditangkap di Korea Utara karena hendak mencuri slogan politik di sebuah hotel di Pyongyang. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, PYONGYANG - Pemerintah Korea Utara mengatakan, menahan seorang warga Amerika Serikat karena dicurigai melakukan tindakan bermusuhan terhadap negara itu.

Warga AS keturunan Korea Selatan itu, Kim Hak-song bekerja di Universitas Sains dan Teknologi Pyongyang (PUST) dan ditangkap pada 6 Mei lalu.

Demikian kantor berita pemerintah KCNA.

Terdapat tiga warga AS lain yang saat ini ditahan di Korea Utara, termasuk Kim Sang-duck, yang juga pernah mengajar di PUST.

KCNA mengatakan, institusi yang relevan sedang melakukan penyelidikan lebih jauh terhadap dugaan pidana Kim Hak-song, tanpa memberikan rincian lebih jauh.

Baca: Amankan Sidang Vonis Ahok, Polisi Minta Bantuan Pengamanan ke TNI

Baca: ANEH, Inilah Beberapa Kejanggalan pada Mayat Ropandi di Perumnas Griya Sagulung

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan, Washington sudah mengetahui laporan ditahannya seorang warga AS di Korea Utara.

Pihaknya akan bekerja sama dengan Kedutaan Besar Swedia di Pyongyang, yang membantu mengurus kepentingan Amerika Serikat di negeri itu.

Kim Hak-song sebelumnya menyebut diri sebagai misionaris Kristen yang bermaksud membangun peternakan eksperimental di PUST.

Halaman
123
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved