Ahok Ditahan, Mendagri Bakal Tunjuk Djarot Sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta

Djarot akan ditunjuk sebagai pelaksana tugas harian (Plt) Gubernur. Hal tersebut dinyatakan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Ahok Ditahan, Mendagri Bakal Tunjuk Djarot Sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta
WARTAKOTA
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat konferensi pers di Kantor Kemendagri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (9/5/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menyatakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersalah menista agama, tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta akan berpindah tangan ke Djarot Saiful Hidayat.

Djarot akan ditunjuk sebagai pelaksana tugas harian (Plt) Gubernur. Hal tersebut dinyatakan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Pasal 65 ayat 3 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Pemda) menyebutkan, kepala daerah yang sedang menjalani masa tahanan tidak bisa melaksanakan tugas dan wewenangnya.

"Jika tidak ditahan, ancaman hukumannya berapapun, yang bersangkutan bisa menjalankan tugas pemerintahan sampai putusan hukum yang sifatnya tetap. Namun, kalau diputuskan yang bersangkutan ditahan, berarti dia tidak bisa melaksanakan tugas sehari-hari," kata Tjahjo saat konferensi pers di Kantor Kemendagri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (9/5/2017).

Baca: Maling Gasak Puluhan Slop Rokok di Indomaret Sei Binti. Begini Cara Mereka Masuk

Baca: Hakim: Kasus Ahok Murni Penodaan Agama, Tak Terkait Pilkada DKI Jakarta

Baca: Gabung Napi Kriminal Umum, Ahok Bakal Tinggal di Blok A Rutan Cipinang

Sejumlah proses akan dilakukan pihak Kemendagri menyusul vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan kepada Ahok.

Pihaknya segera menempuh sejumlah kebijakan. Pertama, Kemendagri akan meminta surat salinan putusan PN Jakarta Utara. Salinan surat inilah yang akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Dalam rangka proses tindakan lanjut, hari ini pemerintah akan menyurati Kepala PN Jakut secara resmi. Dari dasar salinan yang nanti kami terima, pemerintah akan mengambil langkah untuk berbagai tahap, yakni pemberhentian Pak Ahok dan menunjuk Wakil Gubernur Djarot sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta hingga Oktober mendatang," paparnya. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved