Korupsi Proyek KTP Elektronik

Hari Ini, Enam Orang Bakal Bersaksi untuk Tersangka Andi Narogong

Andi Narogong merupakan tersangka ketiga yang ditetapkan KPK dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik

Hari Ini, Enam Orang Bakal Bersaksi untuk Tersangka Andi Narogong
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) Andi Agustinus alias Andi Narogong. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ‎menjadwalkan pemeriksaan terhadap enam saksi di kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP dengan tersangka Andi Agustinus (AA) alias Andi Narogong.

Keenam saksi itu yakni Djoko Kartiko Krisno, PNS Kasubbag Data dan Informasi Setjen Dukcapil Kemendagri, Benny Kamil, PNS Dirjen Dukcapil kemendagri RI, dan Pringgo Hadi Tjahyono, PNS Ditjen Dukcapil.

Tiga saksi lainnya ialah IR Mahmud, PNS Ditjen Dukcapil Kemendagri, Henry Manik, PNS Staff Tata Usaha Direktorat Catatan Sipil Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Indri Mardiani, Kepala Departemen Keuangan, mantan Koordinator Bagian Keuangan Manajemen bersama Konsorsium PNRI‎.

"Seluruh saksi yang diperiksa hari ini, diperiksa untuk tersangka AA," terang Febri, Selasa (9/5/2017).

Baca: Divonis Penjara 2 Tahun, Hakim Perintahkan Ahok Ditahan

Baca: Setya Novanto: Saya Minta Semua Menerima Hasil Vonis Hakim

Baca: Rumah Bajuri Memprihatinkan Beratap Spanduk, Pemkot Bogor Cuma Bisa Bantu Terpal. Ini Sebabnya

Sehari sebelumnya, penyidik juga menjadwalkan ‎pemeriksaan pada mantan anggota Komisi X DPR, Antarini Malik di kasus ini. Namun Antarini Malik berhalangan hadir dan minta dijadwal ulang.

"Pada pemeriksaan kemaren, Antarini Malik datang membawa surat sakit dan minta dijadwal ulang," tambah Febri.

Untuk diketahui Andi Narogong merupakan tersangka ketiga yang ditetapkan KPK dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) tahun anggaran 2011 - 2012.

Sebelumnya dalam proyek yang diduga merugikan negara hingga Rp2,3 triliun itu, KPK telah menetapkan dua tersangka yang kini berstatus terdakwa di Pengadilan Tipikor yakni Irman dan Sugiharto. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved