Nilai Tukar Dolar AS Merosot Setelah Trump Pecat Direktur FBI

Nilai tukar dolar AS melemah setelah Presiden AS Donald Trump memecat Direktur FBI James Comey yang mengejutkan investor.

Nilai Tukar Dolar AS Merosot Setelah Trump Pecat Direktur FBI
Drew Angerer / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP
Direktur FBI James Comey saat memberikan keterangan di hadapan Kongres, Senin (20/3/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Nilai tukar dollar AS melemah Rabu (10/5/2017) dan mata uang safe haven yen Jepang menguat.

Ini terjadi pasca Presiden AS Donald Trump memecat Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) James Comey yang dianggap mengejutkan bagi investor.

Comey memimpin FBI dalam investigasi terkait dugaan keterlibatan Rusia dalam pemilihan presiden AS tahun 2016 lalu.

Kubu Partai Demokrat langsung menyalahkan Trump dan menduga Trump memiliki motif politis dalam pemecatan Comey.

Ketidakpastian politik di AS cenderung melemahkan nilai tukar dollar AS. Ini dipandang dapat memberatkan Kongres terkait janji reformasi pajak dan stimulus yang digemborkan Trump.

Nilai tukar dollar AS terhadap kelompok enam mata uang utama dunia melemah 0,2 persen ke level 99,415. Posisi ini melemah dibandingkan posisi sehari sebelumnya yakni 99,688.

Baca: Berdalih Akan Temui Anggota Brimob, Ternyata Ini Niat Dua Penyusup Sebelum Diamankan Polisi

Baca: Terungkap Saat Sidang, Nama Ahmad Dhani dan Syahrini Terseret Kasus Pajak

Baca: Belum Bisa Layani Pembuatan KTP dan KK, Perbaikan Server Disdukcapil Baru 85 Persen

"Berita mengenai Comey dipandang sebagai risiko dan sorotan berita itu membuat dollar AS bergerak turun," kata Bert Wakabayashi, manajer State Street Bank and Trust seperti dikutip dari Reuters.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih rendah juga menekan dollar AS. Acuan imbal hasil Treasury AS meleset ke posisi 2,388 persen pada perdagangan di Asia, turun dibandingkan penutupan sehari sebelumnya yakni 2,407 persen.

Dollar AS melemah 0,2 persen terhadap yen ke level 113,74. Angka ini melemah dibandingkan posisi overnight yang berada pada level 114,325. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved