Rabu, 3 Juni 2026

Semenanjung Korea Memanas

Militer Amerika Masih yang Terkuat di Dunia. Bagaimana dengan Korut dan Indonesia?

Bahkan, kekuatan AS ini jauh di atas Rusia atau China karena negara itu mengeluarkan anggaran tiga kali lipat lebih besar untuk militer.

Tayang:
internet
Kapal induk Amerika Serikat. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Unjuk kekuatan yang akhir-akhir ini kembali terlihat di Semenanjung Korea, antara Amerika Serikat dan Korea Utara, membuast orang bertanya-tanya. Mana yang lebih kuat di antara keduanya?

Ternyata, bila dilihat dari anggaran militer seluruh negara di dunia, Amerika Serikat masih yang terkuat di dunia.

Bahkan, kekuatan AS ini jauh di atas Rusia atau China karena negara itu mengeluarkan anggaran tiga kali lipat lebih besar untuk militer.

AS menghabiskan hampir $ 600 miliar per tahun untuk anggaran pertahanannya dengan jumlah “tenaga kerja” mencapai 145.215.000

Rusia yang berada di urutan kedua hanya menghabiskan kurang dari $ 45 miliar setahun untuk pertahanan, sementara China mengeluarkan $ 161 miliar per tahun.

Terlebih lagi, AS kemungkinan akan menaikkan anggaran militer di bawah kepempimpinan Donald Trump.

Kapal induk buatan China pertama diluncurkan di tengah memanasnya Semenanjung Korea
Kapal induk buatan China pertama diluncurkan di tengah memanasnya Semenanjung Korea (Xianhua)

Trump sendiri sudah mengusulkan kenaikan $ 54 miliar untuk departemen tersebut, demikian ekspose Global Firepower seperti dilansir DailyMail, Jumat (12/5/2017).

Trump mengatakan, AS membutuhkan anggaran lebih untuk menghancurkan' ISIS, meningkatkan jumlah armada Angkatan Laut dan membangun jet tempur F-35 tambahan untuk memperluas Angkatan Udara.

Trump bahkan menyatakan, untuk menaikkan anggaran 10 persen ini, ia akan memotong belanja non-pertahanan di Departemen Luar Negeri, Departemen Perumahan dan Pembangunan Perkotaan, Badan Perlindungan Lingkungan dan puluhan program federal lainnya.

AS memiliki 19 unit pesawat terbang/helikopter, 5.884 tank, 13.762 pesawat, memiliki kekuatan angkatan 415 dan 1.400.000 personel frontline yang aktif.

Kapal induk menjadi andalan utama AS untuk memiliki pangkalan angkatan laut dan angkatan udara bergerak.

Rusia hanya memiliki satu kapal induk (Admiral Kuznetsov), namun 20.215 tank, 3.794 pesawat terbang dan kekuatan angkatan laut 352, dengan 766.055 personil garis depan aktif.

Putin juga berharap bisa membangun 'kapal induk terbesar di dunia' untuk bersaing dengan AS, menurut media pemerintah Rusia.

China memiliki satu kapal induk (Liaoning era Soviet), 6.457 tank, 2.955 pesawat, 714 kapal dan 2.335.000 di angkatan bersenjata.

Indeks kekuatan militer negara di dunia
Indeks kekuatan militer negara di dunia (Global Firepower/DailyMail)

Negara ini menghabiskan $ 45 miliar untuk pertahanan setiap tahun, menurut angka tersebut.

Inggris saat ini membangun dua kapal induk, HMS Queen Elizabeth dan Prince Of Wales.

Lalu bagaimana dengan Korea Utara yang sesumbar bisa mengalahkan AS?

Ternyata, negara ini hanya berada di urutan 23 kendati disebut-sebut memiliki teknologi nuklir jarak jauh.

Negara ini menghabiskan $ 7,5 miliar untuk pertahanan setiap tahun, namun tidak memiliki kapal induk.

Jumlah tenaga kerja di sektor pertahanan ini cukup banyak, 13 juta orang dengan 700.000 personil garis depan aktif.

Negara pertapa ini juga memiliki 5.025 tank, 944 pesawat dan satu armada 967 kapal.

Meski memiliki salah satu armada kapal selam terbesar di dunia, sebagian besar kapalnya tidak dapat digunakan.

Sepertiga dari kapal selam Korea Utara bertenaga diesel Romeo yang sudah usang dan dibuat tahun 1961.

Kapal selam ini memiliki jangkauan senjata hanya empat mil, sedangkan kapal selam modern AS dapat menembak 150 mil.

Bagaimana dengan Indonesia?

Ternyata Global Firepower memposisikan kekuatan militer Indonesia berada di urutan 14 dunia dengan anggaran $ 6,9 miliar dolar.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved