Dituding Terlibat Jaringan Narkoba Antarnegara dan Dituntut 15 Penjara, TKW Asal Jember Nangis

Yang menjadi pertanyaan, X-Ray di Malaysia lolos, tapi di Indonesia klien kami ditangkap. Apakah X-Ray di Malaysia kurang canggih?

Dituding Terlibat Jaringan Narkoba Antarnegara dan Dituntut 15 Penjara, TKW Asal Jember Nangis
surya/Anas Miftakhudin
Terdakwa Nisa Rosmawati menjalani sidang pembacaan tuntutan di PN Surabaya, Senin (15/5/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Tenaga Kerja Wanita (TKW), Nisa Rosmawati (25) yang dituduh terlibat peredaran sabu sabu (SS) antarnegara dituntut 15 tahun penjara dalam sidang Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (15/6/2017).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurlaila SH menilai perempuan asal Jember ini terbukti menyimpan dan mengetahui SS seberat 930 gram.

Barang bukti itu disimpan dalam rongga pipa aluminium yang berfungsi sebagai alat untuk menarik dan mendorong koper yang menggunakan roda kecil.

 "Menuntut terdakwa selama 15 tahun penjara," tandas JPU Nurlaila di ruang Tirta 2.

Selama pembacaan tuntutan, terdakwa Nisa hanya menundukkan wajah sembari menggelengkan kepala.

Beberapa kali, tangan kanan terdakwa mengusap lelehan air mata yang terus mengucur.

"Barang itu bukan milik saya. Saya hanya dititipi saat pulang," ujar Nisa usai sidang.

Setelah pembacaan tuntutan, kuasa hukum terdakwa Fariji dari LBH Lacak, akan mengajukan pledoi dalam sidang pekan depan.

"Nisa hanyalah sebagai korban dari sindikat intersional. Dia itu mau pulang untuk mengobatkan anaknya," ungkap Fariji.

Pledoi yang akan diajukan pada majelis hakim yang dipimpin Isjuedi SH, intinya jangan sampai memberatkan hukuman pada kliennya.

Karena Nisa betul-betul dimanfaatkan oleh sindikat yang memanfaatkan TKW yang pulang ke Indonesia.

"Yang menjadi pertanyaan, X-Ray di Malaysia lolos, tapi di Indonesia klien kami ditangkap. Apakah X-Ray di Malaysia kurang canggih? Kalau sampai lolos berarti ada dugaan sengaja diloloskan," tandas Fariji.

Fariji justru bertanya apakah selama ini Kapolri, KemenkumHAM dan Menteri Luar Negeri tidak ada kerja sama dengan Polisi Diraja Malaysia.

Karena 20 kliennya yang didampingi modusnya serupa yakni mereka diloloskan dari Bandara Malaysia.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved