Meski Tersangka, Firza Husein Tak Ditahan Polisi. Ini Penyebabnya

Kepolisian Daerah Metro Jaya tak menahan Firza Husein, tersangka penyebar konten berunsur pornografi berupa chat seks, melalui WhatsApp

Meski Tersangka, Firza Husein Tak Ditahan Polisi. Ini Penyebabnya
Tribunnews/Risman Rismawan
Firza Husein memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus chatt Whattsapp berkonten pornografi, Selasa (16/5/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jaya tak menahan Firza Husein, tersangka penyebar konten berunsur pornografi berupa chat seks, melalui aplikasi komunikasi WhatsApp.

Firza Husein tak ditahan polisi, lantaran dinilai kooperatif dan kesehatannya sedang terganggu.

Percakapan itu diduga dilakukan antara Firza Husein dan pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab. Polisi telah menetapkan Firza sebagai tersangka, kemudian polisi menerbitkan surat penangkapan pada Selasa (17/5/2017) pukul 23.00 WIB.

Setelah menjalani pemeriksaan 1x24 jam, hingga Rabu (17/5/2017) pukul 23.00, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya memutuskan tak menahan Firza.

"Melengkapi berkas-berkasnya, jadi ya sudah, dan Bu Firza cukup kooperatif enggak berbelit-belit. Dan tidak ada pertanyaan penyidik yang tidak dijawab sebetulnya," ujar pengacara Firza, Azis Yanuar, di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (17/5/2017).

Baca: Salahi Perizinan, Jika Diambil Alih Pengembang Reklamasi Dipastikan Tak Dapat Ganti Rugi

Baca: Bank Indonesia Diprediksi Bakal Tahan Bunga Acuan

Baca: Bankir Siap Buka Data Nasabah ke Ditjen Pajak. Ini Alasannya

Selain berdasarkan subyektivitas penyidik, penahanan tak dilakukan lantaran kondisi kesehatan Firza terus menurun.

"Tadi kolesterolnya tinggi, tensi darahnya juga tinggi, seperti itu, dan dadanya juga sakit," kata Azis.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan Firza sebagai tersangka lantaran telah memiliki dua alat bukti yang cukup. Terutama, mengenai foto tanpa busana, yang kemudian foto itu disebarkan melalui aplikasi komunikasi WhatsApp dan situs baladacintarizieq.com.

"Dia membuat ketelanjangan yang ditontonkan kepada orang banyak," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa.

Alat bukti lainnya berupa keterangan dari saksi ahli pidana. Keterangan itu menguatkan polisi untuk menetapkan Firza sebagai tersangka. Firza disangka melanggar pasal 4 ayat 1 juncto pasal 29 dan atau pasal 6 juncto pasal 32 dan atau pasal 8 juncto pasal 34 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Meski telah menetapkan Firza sebagai tersangka, polisi masih menetapkan Rizieq sebagai saksi. Sampai Rabu (17/5/2017), polisi belum berhasil memintai keterangan Rizieq.

Polisi telah melayangkan surat pemanggilan pertama, kedua, hingga surat perintah membawa. Hanya, Rizieq saat ini masih berada di Jeddah, Arab Saudi. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved