Per 1 Juni, Santunan Jasa Raharja Naik. Ini Perincian Kenaikannya!

Per 1 Juni, santunan jasa raharja naik. Ini daftar perincian kenaikannya!

Per 1 Juni, Santunan Jasa Raharja Naik. Ini Perincian Kenaikannya!
TribunBatam/M Ikhwan
Kepala Cabang PT Jasa Raharja Provinsi Kepri Haryo Pamungkas 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-PT Jasa Raharja mencatat selama ini korban kecelakaan lalu lintas 70 persen adalah lelaki usia produktif yakni 15-50 tahun.

Akibatnya dampak yang ditimbulkan juga sangat signifikan terhadap kondisi perekonomian keluarga. Berdasarkan hasil penelitian Sekolah Tinggi Managemen Transportasi, keluarga korban meninggal dunia 65,5 persen mengalami kemiskinan.

Kemudian keluarga korban luka berat 67 persen tingkat kesejahtraannya menurun dan 13 persen juga mengalami kemiskinan.

"Itu karena yang menjadi korban kecelakaan sebagian besar adalah tulang punggung keluarga. Sehingga berdampak besar terhadap masalah sosial, penurunan kesejahtraan," kata Kepala Cabang PT Jasa Raharja Provinsi Kepri Haryo Pamungkas pada acara sosialisasi kenaikan Besaran Santunan Korban Kecelakaan Penumpang Umum dan Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Hotel Comfort Tanjungpinang, Selasa (23/5/2017).

Untuk itu, pemerintah menaikkan santunan korban kecelakaan penumpang umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan sebesar 100 persen dari santunan sebelumnya.

"Kenaikan santunan tersebut mulai berlaku per 1 Juni 2017 mendatang. Jadi korban kecelakaan sejak pukul 00.00 WIB tanggal 1 Juni 2017 sudah mendapatkan besaran santunan baru," katanya.

Selain kenaikan santunan, pihaknya juga menambah item santunan berupa penggantian biaya P3K dan biaya Ambulans.

Meskipun ada kenaikan santunan, namun iuran wajib maupun sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ) tidak naik. Ini sebagai wujud kehadiran negara untuk memberikan perlindungan kepad wagra negaranya.

Adapaun besaran kenaikan santunan tersebut yakni untuk angkutan umum di darat jumlah santunan meninggal dunia sebelumnya Rp25.000.000 menjadi Rp50.000.000,- kemudian cacat tetap yang sebelumnya Rp25.000.000 menjadi Rp50.000.000,- biaya perawatan maksimal dari Rp10.000.000,- menjadi Rp20.000.000,- .

Selanjutnya biaya penguburan dari Rp2.000.000,- 4.000.000,- Kemudian manfaat tambahan lain yang sebelumnya tidak ada yakni penggantian P3K diberikan Rp1.000.000,- dan biaya ambulans Rp500.000,-

Sedangkan untuk angkatan umum udara, santunan biaya meninggal dunia, cacat tetap dan biaya perawatan maksimal tidak mengalami kenaikan. Sedangkan untuk biaya penggantian P3K, Ambulans dan Biaya penguburan sama seperti angkutan darat.

Menurutnya untuk biaya penguburan diberikan kepada korban yang tidak memiliki ahli waris. Ahli waris yang dimaksud berdasarkan urutan sesuai ketentuan yakni janda atau duda korban, kemudian anak dan orang tua korban.

Acara tersebut diikuti dan dihadiri oleh instansi terkait diantaranya Kepolisian, Dishub Kepri, BPJS Kkesehatan dan pengurus serta anggota Organda.(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved