Ledakan di Kampung Melayu
Kepala Pelaku Bom Bunuh Diri Diduga Terpental hingga Tembus Kaca Halte
Diduga potongan kepala tersebut adalah bagian tubuh pelaku bom bunuh diri yang terpental sesaat setelah melakukan aksinya.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dinding kaca pada salah satu bagian halte TransJakarta Terminal Kampung Melayu Jakarta berlubang selebar 1 meter pasca-ledakan keras terjadi samping hal tersebut pada Rabu (24/5/2017) malam.
Selain pecahan kaca, lantai dalam halte juga terdapat cecera darah segar.
Sebelumnya, petugas kepolisian sempat mengevakuasi potongan kepala manusia di titik ceceran darah tersebut.
Diduga potongan kepala tersebut adalah bagian tubuh pelaku bom bunuh diri yang terpental sesaat setelah melakukan aksinya.
Potongan kepala tersebut terpental bersmlamaan hempasan ledakan yang menghancurkan dinding kaca halte.
Kepolisian merilis, aksi bom bunuh diri di sekitar halte TransJakarta Terminal Kampung pada Rabu malam dilakukan oleh dua orang laki-laki.
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul membenarkan kedua pelaku berhasil diidentifikasi.
Saat ini, kedua jenazahnya masih berada di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
"Pelaku di ledakan pertama atas nama Ichwan, lalu di ledakan kedua bernama Ahmad Sukri (sebelumnya disebut bernama Solihin)," ujar Martinus, Kamis (25/5/2017) malam.
Sayangnya Martinus enggan membocorkan asal usul pelaku termasuk mereka berasal dari jaringan teroris mana.
"Densus 88 Mabes Polri masih terus bekerja untuk mengusut kasus teror tersebut," ujarnya.
Mereka meledakkan diri di samping toilet dan samping halte TransJakarta yang hanya berjarak 10 meter.
Kedua pelaku dinyatakan tewas dengan tubuh tercerai berai.
Aksi bom bunuh diri kedua pelaku juga mengakibatkan tiga polosi tewas. Selain itu, 5 polisi dan 5 warga mengalami luka berat dan ringan. (*)