Kapal Perang AS Berlayar Dekat Pulau Buatan China. Ini Alasan Amerika

China mengklaim hampir semua kawasan di Laut China Selatan, termasuk karang dan pulau-pulau yang juga diklaim negara lain

Kapal Perang AS Berlayar Dekat Pulau Buatan China. Ini Alasan Amerika
Bullit Marquez/AP
Sebuah kapal penjaga pantai China mencoba menghalangi sebuah kapal AL Filipina di Laut China Selatan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Sebuah kapal perang Amerika Serikat berlayar di dekat pulau buatan yang dibangun China di Laut China Selatan, yang merupakan tantangan pertama atas wilayah perairan yang diklaim Beijing sejak Donald Trump menjadi Presiden AS.

Menurut sumber yang tidak disebutkan namanya yang dikutip media AS, USS Dewey melintas dalam jarak 12 mil laut dari Mischief Reef.

China mengklaim hampir semua kawasan di Laut China Selatan, termasuk karang dan pulau-pulau yang juga diklaim negara lain.

AS berkeras dapat melakukan operasi di seluruh perairan internasional.

Baca: NGERI! Trump Usik Laut China Selatan, China Langsung Siapkan Rudal Balistik

Negara itu mengatakan tidak memihak dalam masalah sengketa wilayah, namun pada masa lalu mengirimkan kapal militer dan pesawat di dekat pulau sengketa, dengan menyebutnya sebagai operasi kebebasan navigasi untuk memastikan akses terhadap rute pelayaran dan udara.

AS juga beberapa kali mengeluarkan kritik terhadap upaya Beijing yang dianggap dapat membatasi navigasi di perairan strategis.

Apa itu kebebasan navigasi?

Program kebebasan navigasi AS menantang klaim yang berlebihan terhadap samudera dan ruang udara dunia.

Baca: Konon, Ada Lubang Terdalam di Laut China Selatan

Program ini dikembangkan untuk mempromosikan ketaatan internasional terhadap Konvensi PBB tentang Hukum Laut.

Dalam beberapa tahun terakhir, AS menggelar operasi Kebebasan Navigasi melawan China, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam.

China dituduh memanaskan situasi di kawasan dengan membangun pulau buatan dengan karang dan pulau kecil di Laut China Selatan serta memasang beberapa kekuatan militer.

Baik AS dan China saling menuduh memiliterisasi Laut China Selatan.

Ada kehawatiran wilayah itu menjadi sebuah pemicu dengan konsekuensi global yang serius.

Baca: China Tegur Australia: Jangan Turut Campur di Laut China Selatan

Manuver terbaru AS tampaknya menimbang hubungan dengan China di mana pemerintahan Trump berupaya mencapai kesepakatan kerja sama untuk menangani ambisi nuklir Korea Utara.

Pada awal bulan ini, jet tempur China mencegat pesawat AS yang menurut pejabat AS tengah melakukan misi mendeteksi radiasi di wilayah udara internasional.

China tidak mengeluarkan pernyataan terhadap insiden tersebut, namun pada masa lalu pernah menuduh AS melakukan pengintaian di atas wilayah perairan pesisir China.(*)

* Berita ini juga tayang di Kompas.com dengan judul Kapal AS Berlayar Dekat Pulau Buatan China di Laut China Selatan

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved