Kemenlu RI: Ada Warga Indonesia di Marawi, Tapi Bukan Pengikut Maute

"Satu orang lagi adalah WNI yang telah menikah dengan warga setempat dan sudah cukup lama tinggal di kota Marawi," tambah Arrmanatha

Kemenlu RI: Ada Warga Indonesia di Marawi, Tapi Bukan Pengikut Maute
AFP/TED ALJIBE
Aparat Kepolisian Filipina memeriksa barang bawaan warga di Kota Marawi, Rabu (24/5/2017). di mana pecah pertempuran antara kelompok bersenjata dan pasukan keamanan pada Selasa sore (23/5/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerien luar negeri Indonesia membenarkan kabar yang menyebut sejumlah warga Indonesia berada di kota Marawi, Filipina.

Juru bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir mengatakan, para WNI adalah anggota Jamaah Tablig (JT) dari beberapa kota yang berada di Marawi dalam rangka berdakwah.

Dalam siaran pers yang dikirim ke sejumlah media, Arrmanatha mengatakan, sebanyak 10 orang WNI dipastikan sebagai anggota JT yang sedang menjalankan dakwah selama 40 hari.

"Satu orang lagi adalah WNI yang telah menikah dengan warga setempat dan sudah cukup lama tinggal di kota Marawi," tambah Arrmanatha.

Baca: Saat Militan Maute Serang Kota Marawi, Umat Muslim Lindungi Warga Kristen

Baca: Polisi yang Disebut Presiden Duterte Dipenggal Milisi Maute, Ternyata Masih Hidup

Arrmanatha melanjutkan, pihak Kemenlu juga sudah mengidentifikasi keberadaan para WNI tersebut.

"Konsulat jenderal Indonesia sudah berkordinasi dengan kepolisian provinsi Lanao del Sur di Marawai untuk melindungi para WNI itu," tambah Arrmanatha.

Saat ini, tambah Arrmanatha, kesepuluh WNI yang tengah berdakwah itu sejauh ini dalam kondisi aman.

"KJRI terus melakukan komunikasi dengan kepolisian setempat untuk memberikan perlindungan," Arrmanatha menegaskan.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved