Semarak Ramadan
Gaya Ngabuburit Warga Batuaji dan Sagulung, Rame-rame Mancing di Pinggir Parit
Bukan karena ikannya, memancing di parit ini justru karena ramainya, sehingga waktu menunggu beduk magrib pun menjadi tak terasa.
Penulis: Alfandi Simamora |
Laporan Wartawan Tribun Batam, Alfandi Simamora
BATAM TRIBUNNWS.COM BATAM - Warga di kawasan Batuaji dan Sagulung punya cara tersendiri untuk menunggu beduk magrib atau yang dikenal dengan isitilah ngabuburit.
Mererka tampak bergerombol di pinggir parit di samping Buana Central Park atau tepat di depan Jalan Letjen Suprapto, Batuaji, Batam.
Sejumlah sepeda motor juga terlihat berjejer di pinggir jalan dekat parit, milik para pemancing.
Sebut Arif, warga Batuaji mengatakan, ngabuburit sambil memancing di pinggir parit ini cukup mengasikkan.
Bukan karena ikannya, memancing di parit ini justru karena ramainya, sehingga waktu menunggu beduk magrib pun menjadi tak terasa.
Berbeda dengan di laut, parit ini, jenis ikan yang banyak adalah ikan lele saja.
Arif memang cukup hobi memancing. Biasanya ia memancing di pinggir laut.
Namun, karena ia lihat banyak warga yang memancing di parit ini, ia pun menjadi ikut tertarik.
“Ya, untuk seru-seruan saja, sambil menunggu buka puasa,” katanya.
Begitu juga Dimas, warga dari Perumahan Villa Mukakuning Batuaji. Ia datang ke parit itu bersama teman-temannya untuk habiskan waktu menunggu berbuka puasa.
Dengan kegiatan memancing ini, rasa lapar dan haus yang ditahan sejak subuh hari, cukup terlupakan.
Apalagi, jumlah warga yang memancing di pinggir parit itu cukup ramai sehingga di sela-sela umpan dimakan ikan, selalu saja ada candaan yang bikin mereka tertawa.
Tidak hanya pemancing, penonton mereka juga banyak.
Melihat pemancing mendapat ikan menjadi keseruan tersendiri juga.
Karenanya, kalau Anda datang setiap sore ke parit di samping Buana Central Park, maka puluhan warga terlihat berjejer memancing.
Ingin ikutan?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/memancing_20170601_203847.jpg)