Pro Kontra Transportasi Online

Ojek Online Tersudut, Ketua DPRD Batam Angkat Bicara: Dishub Harus Buat Aturan Main

Apakah setelah perusahaan ojek online selesai mengurus administrasi, otomatis masalah selesai? Ini harus dipikirkan oleh Dishub

Ojek Online Tersudut, Ketua DPRD Batam Angkat Bicara: Dishub Harus Buat Aturan Main
Para driver Go Jek tanpa atribut berkumpul di depan kantor mereka, Pelita, Batam, Kamis (1/6/2017). 

Laporan; Efendi Wardoyo

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM - Penghentian operasional transportasi online di Kota Batam terus menuai pro dan kontra.

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto pun angkat bicara terkait keputusan ini. hal ini.

Saat ditemui usai upacara hari lahir Pancasila di depan Gedung DPC PDIP Batam Center. Kamis (1/6/2017) Nuryanto mengatakan, masalah ini memang bisa panjang jika Dinas perhubungan Batam tidak arif dalam menyikapinya.

Di satu sisi, perusahaan operator transportasi online haruslah berbadan hukum dan memerlukan dokumen yang lengkap untuk beroperasi di wilayah tertentu.

Di satu sisi, kata dia, hal ini sudah benar sehingga dirinya berharap perusahaan tersebut bisa segera melengkapi persyaratan administrasi dan dokumen usahanya.

Tetapi, Nuryanto menilai ada masalah lain yang lebih besar dari itu, yakni persaingan antara ojek pangkalan dan ojek online.

“Apakah setelah perusahaan ojek online selesai mengurus administrasi, otomatis masalah selesai? Ini harus dipikirkan oleh Dishub,” kata Nuryanto.

Di zaman yang sudah melek teknologi seperti sekarang ini, menurut Nuryanto, ojek pangkalan akan kalah bersaing jika tidak mampu menyesuaikan diri.

Baca: Butuh Makan, Driver Go-Jek Batam Terpaksa Lakukan Hal Ini

Halaman
12
Penulis:
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved