Mellennial

Saya Indonesia, Saya Pancasila! Yuk, Maknai Hari Lahir Pancasila

Semangat atas kelahiran Pancasila kembali dikobarkan untuk menyadarkan semua elemen bangsa ini bahwa Indonesia didirikan berdasarkan keberagaman.

Saya Indonesia, Saya Pancasila! Yuk, Maknai Hari Lahir Pancasila
TRIBUNBATAM/ANDRIANI
Mellennial 

SELAMAT memperingati hari lahir Pancasila untuk semua warga Indonesia di seluruh dunia. Sebagai peringatan hari lahir dasar negara kita, sejak kemarin media sosial, baik Facebook, Instagram, Twitter dan lainnya ramai dengan profile picture (PP) dengan tag line: “Saya Pancasila, Aku Indonesia” dan disudahi dengan hastag #PekanPancasila.

Semangat atas kelahiran Pancasila kembali dikobarkan untuk menyadarkan semua elemen bangsa ini bahwa Indonesia didirikan berdasarkan keberagaman dan perbedaan yang tetap satu atau Bhenika Tunggal Ika.

Pancasila menjadi dasar hidup di negara kita yang tentunya menjadi pedoman setiap warga negara Indonesia.

"Pak Soekarno sebagai pelopor Pancasila yang menjadikan Pancasila sebagai dasar negara karena dalam pikirannya sudah tergambar bahwa Indonesia beragam sehingga perlu sebuah pegangan," ungkap Winsherly Tan, SH., MH selaku dosen Ilmu Hukum Universitas Internasional Batam (UIB), Rabu (31/5).

Pentingnya Pancasila dalam kehidupan bernegara, pengetahuan tentang Pancasila masih terus dipelajari di dunia pendidikan dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Baca: Tampil Elegan Pakai Mukena Berhias Bordir

Baca: Sulam Alis Semi Permanen Cantik dan Trendi

“Pancasila bukan hanya sekedar kita hafal setiap silanya tetapi juga harus bisa memaknai setiap butir-butir dalam sila-sila Pancasila,”tambahnya.

Indonesia mempunyai beragam suka bangsa, ras, dan agama. Tetapi, kata Winsherly, mari berpikir apakah keberagaman ini sebuah kekurangan atau kelebihan dari Indonesia? Ini merupakan suatu kelebihan sehingga diperlukan pedoman dasar agar keberagamaan itu bisa hidup secara harmoni.

"Kritis dan bijak dalam berpikir, jangan terlalu mengikuti globalisasi di zaman sekarang. Kritis dan bijak dalam berfikir secara netral bahwa kita hidup di Indonesia dan mempunyai dasar negara yang menjadi pedoman dan pandangan hidup bernegara," kata Winsherly lagi.

Menurutnya, banyak hal yang bisa diwujudkan dalam memaknai Pancasila. Ini bisa dimulai dari diri sendiri dengan menerima perbedaan yang ada di sekeliling, saling berbagi, dan berpikir netral dalam melihat situasi dan kondisi yang terjadi saat ini.

"Dari kecil sebenarnya sudah bisa didoktrin untuk memahami ideologi Pancasila, dengan memberikan pengertian bahwa Indonesia indah karena keberagamaan dan sikap ramahnya kepada orang lain," jelas Winsherly.

Dia menambahkan,"Anak muda sebagai garda terdepan dan generasi emas jangan sampai gentar untuk mempertahan dasar negara. Pancasila bukan hanya sekedar teoritis saat berada di sekolah tetapi Pancasila sekaligus mendidik dan memanusiakan manusia. Kritis tetapi membangun itulah yang dapat diwujudkan untuk membangun negara kamu menjadi lebih baik," ungkap Winsherly. (*)


Maknai Pancasila
1 Cintai Negara Indonesia
Jika kamu cinta terhadap negara mu, kamu akan bisa menerima kekurangan dan kelebihannya. Bahkan kamu akan membuatnya menjadi lebih baik dan membangunnya terus menjadi lebih baik.
2. Bersyukur
Bersyukur bahwa kita ada di Indonesia karena Tuhan mempunyai rencana kepada umatnya mengapa kita menjadi warga negara Indonesia.
3. Ubah Pola Pikir
Menjadi WNI bukan pilihan tapi takdir. Dengan begitu, kamu harus berkreasi, berinovasi, dan kritis dalam membangun Indonesia menjadi lebih baik. Dan tetap menjalankan kehidupan berdasarkan Pancasila. (*)

Penulis:
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved