Heboh Pejabat Kejari Pinang Main Proyek, Anggota Gapensi Kepri Serbu Kejati Kepri

Heboh Pejabat Kejari Pinang Main Proyek, Anggota Gapensi Kepri Serbu Kejati Kepri

Heboh Pejabat Kejari Pinang Main Proyek, Anggota Gapensi Kepri Serbu Kejati Kepri
tribunbatam/wahib waffa
Anggota Gapensi Kepri berkerumun di Kejati Kepri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Kejaksaan Tinggi (Kejati) memanggil Andi Cori Fatahudin ketua Gabungan Pelaksana Kontruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Provinsi Kepri. Namun ia menolak memberikan keterangan terkait tuduhannya kepada Andi Arif Kasintel Kejari Tanjungpinang.

Baca: BREAKINGNEWS: Warga Temukan Janin di Bebatuan Tepi Laut, Bayi Belum Lama Dibuang!

Baca: BREAKINGNEWS: Heboh! Bintang Cantik K Pop Drama Korea Liburan di Pantai Lagoi Bintan!

Ia memilih untuk dihadirkan semua pihak yang berkaitan pada pusaran permainan sejumlah proyek provinsi. Andi Cori menilai akan lebih tepat jika dikonfrontir dengan memanggil semua pihak, bukan pemeriksaan masing-masing.

"Saya telah mengisi penolakan pemeriksaan saksi. Saya ingin semua dihadirkan jadi tadi saya hanya berbincang biasa di luar acara permintaan keterangan ini," kata Andi Cori ditemui bertemu dengan Jaksa pemeriksa asisten pengawas Kejati Kepri, Jumat (2/6).

Menurutnya, permasalahan ini perlu diselesaikan dengan transparan. Jika Andi Arif bersalah, ia menginginkan sanksi yang tepat agar permasalahan seperti ini tidak terulang kembali. Begitu sebalikanya ia juga siap dengan konsekuensinya jika tuduhanya tidak terbukti.

"Kita semua mau dikumpulkan. Baik itu dari Pokja yang mengurus pelelangan di LPSE, Jaksa dan pihak terkait lainya. Terus terang, berita ini saya dapatkan dari pihak pemegang kegiatan. Dan pemegang kegiatan menuturkan bahwa itu milik oknum Kejari Tanjungpinang," kata Andi Cori lagi.

Lantas ia pun sempat berkomunikasi dengan okum Kejari Tanjungpinang. Saat itu Andi Arif membenarkan bahwa ia memegang dua proyek tersebut. Pemegang kegiatan itu sendiri diketahui adalah dinas pendidikan Provinsi dengan anggaran hingga 2 miliar lebih.

Sementara itu Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Kepri Wiwin Iskandar menuturkan bahwa hari ini tidak dilakukan pemeriksaan. Ia menyebutkan acara pemeriksaan internal Kejati ini akan dilanjutkan pada Senin (5/6) depan.

"Ia senin depan. Ini kan masih pemeriksaan juga. Nanti hasilnya juga akan saya kasih tau. Termasuk sanksinya," ungkapnya.

Informasi adanya oknum Kejari lain berinisial FHR di Bidang intelegen Kejari Tanjungpinang yang ikut bermain proyek, Wiwin tak menutup kemungkinan juga akan diperiksa. "Nanti juga akan kita periksa semua termasuk yang dibilang oknum Kejari itu. Inisial F juga nanti kita lihat," tambahnya.

"Sanksi nanti jika terbukti dari mutasi hingga pemecatan," tutupnya.

Puluhan kontraktor yang tergabung di Gapensi itupun nampak berkumpul di depan Kejati menunggu proses pemanggilan tersebut. Sebelumnya dikabarkan ricuh Gapensi di LPSE Provinsi. Permasalahan ini lantaran dugaan penguasaan atas beberapa proyek pemerintah oleh oknum Kejari Andi Arif.(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved