Heboh! Polisi Tembak Mati 2 Bandar Narkoba Asal Aceh, Seorang Pelaku Mantan Panglima GAM

Heboh! Polisi Tembak Mati 2 Bandar Narkoba Asal Aceh, Seorang Pelaku Mantan Panglima GAM

Heboh! Polisi Tembak Mati 2 Bandar Narkoba Asal Aceh, Seorang Pelaku Mantan Panglima GAM
Kompas.com
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, MEDAN-Dua bandar narkoba asal Aceh ditembak mati aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut karena melawan saat akan ditangkap, Sabtu (3/6/2017) malam.

Keduanya ditembak di kawasan Besitang, Kabupaten Langkat.

Direktur Ditresnarkoba, Kombes Pol Edi Iswanto mengatakan, tindakan tegas terukur itu dilakukan karena dua dari tiga pelaku coba melarikan diri dan menyerang petugas ketika akan ditangkap.

Baca: Gerebek! Suami Kerja di Pengeboran Minyak, Istri di Rumah Didatangi Oknum Pejabat Pemko Malam-malam

Baca: Edan! Kotak Sumbangan Pelayat di Rumah Duka Artis Yana Zein Raib, Ternyata . . .

"Mereka yang tewas yaitu Mahdi, mantan panglima GAM, warga Dusun Kuta Peutek, Desa Gureb Blang, Kecamatan Idi Rayeuk dan Ridwan, warga Desa Krambam, Kecamatan Muara Batu, Aceh. Saat ini jasad keduanya berada di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Medan," ungkap Edi, Minggu (4/6/2017).

Sedangkan seorang tersangka lainnya, bernama Zahri kini diamankan ke Mapolda Sumut untuk dilakukan pengembangan.

Berdasarkan pengakuan tersangka narkoba jenis sabu berasal dari Malaysia untuk dipasok ke Kota Medan.

"Saat kendaraan tersangka digeledah, ditemukan 5 kilogram narkoba jenis sabu yang terbungkus dalam bungkus bubuk teh dan sepucuk senjata api otomatis jenis Baretta beserta isinya," kata Edi.

Sebelum melakukan penangkapan terhadap bandar narkoba di kawasan Besitang, Langkat, Sumut pada Sabtu, petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut telah melakukan pengintaian selama 20 hari.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved