BATAM TERKINI

Sejak 2016, Tunggakan Pajak ATB Capai Rp 12 Miliar. Ternyata Ini Pemicunya

Keluarnya Pergub Kepri Nomor 25 tahun 2016 terkait kenaikan pajak air hingga 900 persen berimbas pada besaran tunggakan yang harus ditanggung PT ATB.

Sejak 2016, Tunggakan Pajak ATB Capai Rp 12 Miliar. Ternyata Ini Pemicunya
IST
Suasana Kantor Pelayanan ATB di Bengkong 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Keluarnya Peraturan Gubernur Kepri Nomor 25 tahun 2016 terkait kenaikan pajak air hingga 900 persen ternyata berimbas pada besaran tunggakan yang harus ditanggung PT ATB.

Hal itu karena, produk hukum yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Kepri dengan perjanjian yang tertuang dalam konsesi BP Batam dan ATB, dinilai saling bentrok. Sehingga membuat ATB tidak langsung mengeksekusi aturan yang akan dijalankan.

"Selama ini kan kami membayar Rp 150 plus Rp 20. Rp 150 untuk harga air baku, Rp 20-nya pajak. Pemprov menilai pajak air yang naik itu diambil dari keseluruhannya (Rp 150 ditambah Rp 20), jadi Rp 180. Tapi setuju tidak BP Batam?," ujar dia.

Baca: Soal Pajak Air, ATB Tunggu Pemprov Kepri dan BP Batam Sepakat Dulu

Baca: President Director ATB: Jika Pajak Air Naik, Maka Tarif Air Pasti Naik

Baca: Terima Dana Bos dan Insentif, Sekolah Swasta Diminta Dukung Sekolah Gratis Anak Tak Mampu

Pemprov menilai harga air baku yang diambil BP Batam terhadap nilai perolehan air sebesar Rp 200 terhitung pajak. Sementara dari BP Batam sendiri, menilai biaya Rp 150 itu merupakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Makanya kami ambil sikap nanti dulu lah. Antara mereka (Pemprov Kepri dan BP Batam) berdua sepakat dulu. Mohon disinkronkan lah antara perda, pergub dan konsesi. Setelah itu baru ke kami," kata Enriqo.

Namun yang  menjadi persoalan, akibat kenaikan besaran pajak air tersebut, ATB dinyatakan menunggak pajak hingga Rp 12 miliar sejak tahun 2016 lalu.

Tunggakan tersebut, hingga saat ini masih belum dibayarkan ke pemerintah. "Makanya, pajak air ini kan yang ambil pemerintah. Kalau lebih dari yang kami bayarkan sebelumnya, wajar kan kami (tarif air) naik juga," ujar dia. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved