BATAM TERKINI

Tak Perlu Surat Pemberitahuan, Pembongkaran Bangunan di Atas Parit Akan Terus Berlanjut

Pemerintah kota (Pemko) Batam melalui Satpol PP akhirnya mengeksekusi perintah Wali Kota untuk membongkar bangunan yang dibangun di atas parit.

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pemerintah kota (Pemko) Batam melalui Satpol PP akhirnya mengeksekusi perintah Wali Kota untuk membongkar bangunan yang dibangun di atas parit.

Sebab, selain menyalahi aturan karena membuat bangunan di atas tanah negara, pembangunan tersebut juga disinyalir menjadi pemicu banjir di sekitar wilayah tersebut. Hal itu karena, pembuat bangunan menambahkan tiang pancang ke dalam parit sehingga membuat sampah tersangkut dan menumpuk. Akhirnya, parit meluap dan menyebabkan banjir.

Selasa (6/6/2017) hari ini, Satpol PP sudah meratakan bangunan di atas parit yang berada di depan kompleks Ruko Prana Jaya, atau tepat di depan jalan MKGR, Batuaji.

Aksi pembongkaran tersebut sempat mendapatkan aksi protes dari pembuat bangunan. Pria yang enggan menyebutkan namanya tersebut merasa tidak terima, karena sebelumnya tidak ada surat peringatan untuk dilakukannya pembongkaran. "Kami tidak ada diberitahu, main asal bongkar saja tanpa ada SP ," ujarnya.

Baca: BREAKINGNEWS. Satpol PP Bongkar Bangunan di Atas Parit, Ini Pesan Bagi Warga Lain

Baca: Sebelum Kecelakaan, Sopir Avanza Mengaku Lihat Ini di Tengah Jalan

Baca: President Director ATB: Jika Pajak Air Naik, Maka Tarif Air Pasti Naik

Sebelum dibongkar, pria tersebut juga sempat cekcok dengan aparat Satpol PP. "Kalau memang mau dibongkar semua yang ada seperti ini, di dekat sini dibongkarlah, jangan kami saja," ujarnya dengan nada sedikit emosi.

Selain itu, dia sebelum membangun juga sudah minta izin Camat dan sudah mendapatkan izin.  ""Camat saja sudah bilang, asal jangan mengakibatkan banjir, inikan tidak ada hubungannya dengan banjir, karena posisinya tinggi, bahkan tingginya sama dengan jalan masuk Ruko," kata dia.

Menjawab protes pemilik bangunan tersebut, Imam Tohari, Kabid ketentraman dan ketertiban Satpol PP mengatakan bahwa bangunan tersebut bisa dibongkar tanpa surat peringatan karena sudah menyalahi aturan.

"Bangunan bisa dibongkar karena sudah menyalahi aturan roh jalan tanpa perlu diberikan surat peringatan terhadap pemilik bangunan. Apalagi yang berbentuk usaha dorsmer di atas parit seperti ini," ujarnya

Iman juga menegaskan jika Pemko Batam juga akan membongkar bangunan lain yang dibangun di atas parit. "Selesai pembongkaran di sini pihaknya akan melakukan pembongkaran di sepanjang jalan," katanya.

Untuk penertiban bangunan lain, pihak Satpol PP akan segera melakukan konfirmasi terhadap Camat yang menbawahi wilayah yang bangunannya bakal dibongkar karena dibangun di atas parit. (als/ian)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved