Anambas Heboh! Usai Diaudit BPK, 11 Desa Ini Tak Bisa Cairkan ADD

Anambas Heboh! Usai Diaudit BPK, 11 Desa Ini Tak Bisa Cairkan ADD. Ini Penjelasannya!

Anambas Heboh! Usai Diaudit BPK, 11 Desa Ini Tak Bisa Cairkan ADD
Istimewa
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Sebelas desa di Anambas tidak dapat mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD) triwulan I (Januari,Februari dan Maret) pada tahun 2017 ini.

Hal ini dikarenakan batas waktu yang telah mereka lewati dalam pembuatan dan penyerahan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) penggunaan dana desa pada tahun sebelumnya.

Baca: Mengharukan! Istri Pergi Tanpa Pamit, Penjual Bakso Ini Jualan Sambil Bawa Anak Bayinya!

Baca: Mencekam! Bentrok di Pasar Puan Maimun, Perkelahian Massa Bersajam Bikin Panik Pedagang!

Awaluddin Kepala bidang bina pemerintahan desa pada Dinas ‎sosial, pemberdayaan perempuan, anak dan pemerintahan desa Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, sebelas desa ini sebelumnya telah menyelesaikan LPj penggunaan desa pada tahun 2016 sebelumnya. Laporan Pertanggungjawaban itu pun, bahkan telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

"Meskipun sudah rampung, namun pencairan ADD triwulan I sebesar 30 persen tidak bisa disalurkan. Karena, tenggat waktu penyelesaian LPj yang sudah melewati batas," ujarnya Rabu (7/6/2017).

‎Pihaknya menambahkan, kesebelas desa ini hanya dapat mencairkan ADD triwulan II karena menyelesaikan LPj di bulan April. Langkah tegas ini, diakui Awaluddin terpaksa dilakukan mengingat petunjuk teknis untuk proses pencairan harus melampirkan LPj sesuai dengan batas waktu yang telah diberikan. (*)

Berita terkait baca Harian Tribun Batam edisi Kamis (8/6/2017)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved