Penasaran! Boleh Klaim Asuransi Mobil Pribadi untuk Taksi "Online"? Ini Jawabannya!

Penasaran! Boleh Klaim Asuransi Mobil Pribadi untuk Taksi "Online"? Ini Jawabannya!

Penasaran! Boleh Klaim Asuransi Mobil Pribadi untuk Taksi
ISTIMEWA
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Fenomena taksi online sudah tumbuh dan berkembang di Indonesia. Umumnya, para pelaku bisnis ini menggunakan kendaraan pribadinya sebagai modal untuk mencari pendapatan, entah tambahan atau pokok.

Namun pertanyaan yang muncul, ketika mobil mengalami kerusakan dan mencoba klaim asuransi untuk perbaikan, apakah diterima?

Baca: Mengharukan! Istri Pergi Tanpa Pamit, Penjual Bakso Ini Jualan Sambil Bawa Anak Bayinya!

Baca: Gerebek! Suami Kerja di Pengeboran Minyak, Istri di Rumah Didatangi Oknum Pejabat Pemko Malam-malam

Baca: Mencekam! Bentrok di Pasar Puan Maimun, Perkelahian Massa Bersajam Bikin Panik Pedagang!

Iwan Pranoto, Marketing Communication and Public Relations Head Asuransi Astra mengatakan, tergantung perjanjiannya sejak awal. Jika si pemilik mobil diperjanjian awal menyebutkan mobil digunakan untuk kebutuhan pribadi, tapi digunakan juga untuk taksi online, maka klaim ditolak.

“Jadi si pemilik mobil yang beniat menggunakan mobilnya untuk taksi online, sebaiknya melaporkan kepada pihak asuransi, dan memindahkanya ke kategori komersial. Tentunya nanti akan nada kenaikan preminya, tapi tidak banyak sekitar 0,5 persenan,” ujar Iwan, Selasa (6/6/2017).

“Tentu ditolak, karena perjanjian awalnya kan untuk penggunaan pribadi, tapi pemilik malah ingkar janji. Maka sebaiknya dilaporkan, sekecil apapun itu, bahkan pemasangan kaca mobil atau pelek sekalipun, jadi kalau ada apa-apa bisa diganti,” ujar Iwan.

Sebelumnya, kata Iwan, kalau pihaknya pernah menangani konsumen seperti itu, di mana kasusnya terkait penyewaan mobil. Saat itu, pemilik mobil meminta klaim tapi akhirnya ditolak.

“Wapaupun bertambah preminya (untuk komersial) tapi lebih aman. Lebih tinggi sedikit preminya, tentu karena resiko mobil untuk komersial juga bertambah. Perubahan status tersebut juga tidak sulit, tinggal menelepon, sms atau email, nanti tinggal kami yang meninjau, apakah perlu di survey terlebih dahulu atau tidak,” kata Iwan. (*)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Boleh Klaim Asuransi Mobil Pribadi untuk Taksi "Online"?

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved