BATAM TERKINI

Tak Berniat Naikkan Tarif Air, BP Batam Bakal Surati Dewan Kawasan. Apa Isinya?

BP Batam akan segera melayangkan surat ke Dewan Kawasan terkait rencana Pemprov Kepri yang akan memungut seluruh pajak air permukaan.

Tak Berniat Naikkan Tarif Air, BP Batam Bakal Surati Dewan Kawasan. Apa Isinya?
TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI
Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Lainnya BP Batam, Purba Robert M Sianipar 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - BP Batam akan segera melayangkan surat ke Dewan Kawasan. Hal itu dikatakan Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Lainnya BP Batam, Purba Robert M Sianipar, menanggapi adanya aturan terkait kenaikan pajak air permukaan yang akan berdampak pada kenaikan tarif air di Batam.

"Kalau ditanya apa BP Batam sudah ada rencana untuk menaikkan tarif air sebelumnya? Kami katakan tidak. Kami tahu kondisi rakyat saat ini banyak tekanan ekonomi," kata Robert, Selasa (6/6/2017) di ruang kerjanya di BP Batam.

Namun baru-baru ini Pemerintah Provinsi Kepri merevisi Peraturan Daerah tentang Pajak dan Retribusi.

Baca: Label Sekolah Unggulan Dihapus, PPDB Batasi Radius Maksimal Lima Kilometer

Baca: Sebelum Bangun Rumah di Batam Pahami Dulu Syarat Berikut Ini

Baca: Pernah Rutin Latih Pekerja, Ternyata Ini Penyebab Yayasan Pengguna BLK Stop Pelatihan

Khususnya soal pajak air permukaan. Dalam aturan itu dikatakan, seluruh pajak air permukaan akan dipungut Pemerintah Provinsi Kepri.

"Upaya implementasi Perda itu, kami akan laporkan ke Dewan Kawasan, kepada menteri perekonomian, Gubernur, DPRD Provinsi dan Wali Kota. Kalau Perda itu dijalankan, harus ada penyesuaian tarif lagi," ujar dia.

Robert melanjutkan, Perda tentang pajak dan retribusi itu wajib ditaati. Pihaknya pun menghormati keberadaan Perda tersebut. Tinggal pelaksanaannya di lapangan lagi yang perlu dilakukan penyesuaian.

"Makanya kami mau lapor dulu. Kalau ada pembebanan baru yang dikenakan Pemerintah Provinsi. Dewan Kawasan perlu tahu, setelah itu baru diambil kebijakan," kata Robert. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved