Breaking News:

Polisi Razia Kos-kosan Mewah di Surabaya, Bongkar Perdagangan Manusia

Polisi menggerebek praktik tindak asusila di kos-kosan mewah di Surabaya, hasil razia tiga lokasi

Editor:
tribunnews.com
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA-Praktik bisnis syahwat di bulan puasa terus terjadi.

Di Surabaya, polisi menggerebek kos-kosan mewah lantaran menduga di dalamnya berlangsung praktik prostitusi.

Baca: Heboh! Wanita Ini Kelabui Suami Buka Prostitusi Online, Pelanggannya PNS. Ini Tarifnya!

Baca: Terungkap! Inilah Jawaban di Balik Misteri Kebiasaan Presiden Soekarno Pakai Peci Miring!

Saat Operasi Surabaya Tertib Ramadhan 1438 H, Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap pelaku perdagangan manusia dari razia di tiga lokasi sasaran di Surabaya, sepanjang Rabu (7/6/2017) dini hari.

"Kami menemukan seorang wanita yang diduga kuat sebagai pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga pada Rabu (7/6/2017).

Wanita tersebut adalah NFA (23) warga Jalan Tambak Osowilangun Surabaya atau di Jalan Romokalisari Surabaya.

Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya juga mengamankan seorang korban NFA bernama NTA (22), warga Jalan Lidah Kulon Surabaya.

Penangkapan keduanya di kamar nomor 9 usai berjalannya ibadah salat Tarawih, serta saat banyak orang yang sedang bertadarus.

Mereka ditangkap sekitar pukul 21.00 WIB di 'Oemah Kos Eksklusif' di Jalan Semampir Tengah no 39, Surabaya.

Saat dilakukan penangkapan, keduanya yang hendak melakukan tindak asusila kedapatan sedang dalam keadaan telanjang di dalam kamar mandi, sedangkan seorang pelanggan ditemukan menunggu di ranjang.

Pelaku dijerat pasal 2 UU RI No 21 tahun 2007 tentang TPPO dan atau pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara. (Surya)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved