Rebut Senjata Petugas, Begini Kronologis Polisi Tembak Mati Kapten Perampok Davidson

Ia hendak melakukan perlawanan. Bahkan, berusaha merebut senjata api dari tangan aparat.

Rebut Senjata Petugas, Begini Kronologis Polisi Tembak Mati Kapten Perampok Davidson
KOMPAS.com /ANDRI DONNAL PUTERA
Tempat perampokan dan penembakan terhadap Davidson Tantono (30) di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat, tengah dibersihkan pada Jumat (9/6/2017) malam. Davidson dirampok sekelompok orang dan ditembak di kepala hingga tewas 

Selanjutnya di Pemda Bogor Rp 60 juta, di Kampung Melayu Rp 60 juta, Cidahu Rp 31 juta, Cirebon Rp 60 juta, Kalijodo Rp 80 juta, Cengkareng Rp 20 juta, Taman Topi Rp 40 juta, Ciawi Rp 60 juta, Ciluwer Rp30 juta, Kampung Melayu Rp 50 juta.

Kemudian, Pasar Minggu Rp 70 juta, Kalibata Rp 30 juta, Tangerang Rp 20 juta, Kedung Halang Rp 100 juta, Kalimalang Rp 50 juta, Cikarang Rp 150 juta, serta Indovision, Jakarta Barat Rp 100 juta.

Polisi menengarai, komplotan perampok jaringan Lampung ini memiliki anggota lebih dari sepuluh orang. Polisi telah menangkap empat pelaku, yakni DTK, IR, TP, dan M. Mereka memiliki peran yang berbeda.

DTK berperan sebagai pemantau di dalam bank. Sementara IR, berperan sebagai pemilih target. Kemudian, TP berperan sebagai penggembos ban. Ia memasukkan batang besi payung ke ban mobil Davidson. M, berperan sebagai penghambat.

Ia mengendarai mobil Xenia untuk menghambat laju kendaraan Davidson. Sebelumnya, IR juga ditembak mati karena melakukan perlawanan terhadap petugas. (*)

*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Tribunnews.com dengan judul: Kronologis Polisi Tembak Mati Kapten Perampokan Davidson Tantono

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved