Kurang 4 Hari Lebaran, THR Belum Juga Dibayar. Pekerja Demo PT Karimun Granite

Kurang 4 Hari Lebaran, THR Belum Juga Dibayar. Pekerja Demo PT Karimun Granite

Kurang 4 Hari Lebaran, THR Belum Juga Dibayar. Pekerja Demo PT Karimun Granite
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun menemukan ada persoalan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR), Rabu (21/6/2017).

Baca: Heboh! Gara-gara Kebobolan, 3 Artis Ini Sudah Punya 4 Anak di Usia Masih Muda

Baca: Heboh! Ancam Pakai Pistol Dan Minta Tebusan Rp 200 Juta, 4 Anggota Intel Polda Ditahan Propam!

Baca: Mengejutkan! Inilah Orang yang Akan Mewarisi Harta Peninggalan Mendiang Jupe. Bukan Keluarga!

PT Karimun Granite (KG), perusahaan tambang batu granit di Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun didemo pekerjanya dikarenakan tidak kunjung membayarkan THR hingga Rabu kemarin.

Pekerja mendatangi kantor manajemen untuk mempertanyakan kenapa sampai H-4 hari raya Idulfitri 1438 Hijriah yang diperkirakan pada Minggu (25/6/2017), THR mereka tidak kunjung dibayarkan.

Namun aksi tersebut tidak sampai melumpuhkan operasional perusahaan milik Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang (Oso). Itu setelah perusahaan menjanjikan membayarnya pada Kamis (22/6/2017).

"Kalau level manager yang gajinya puluhan juta mungkin mereka enteng-enteng saja, tapi bagi kami yang gajinya kecil ini, kami sangat butuh, apalagi lebaran sudah dekat, kapan lagi mau belanja keperluan lebaran kalau telat begini.

Tahun kemarin begitu juga, tiga hari sebelum lebaran," kata seorang pekerja yang tidak mau identitasnya dipublikasikan, Rabu sore.

Kepala Bidang Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) Pemkab Karimun ketika dihubungi Tribun Batam membenarkan kejadian itu. Ia juga mengaku pihaknya sudah memberikan teguran agar kejadian serupa tidak diulangi perusahaan di masa akan datang.

"Oh itu (demo pekerja PT KG, red), ada kaitannya dengan keterlambatan pencairan di perusahaan. Awalnya Rabu disanggupi ternyata belum cair, makanya ribut-ribut. Hari ini katanya mau dibayarkan," kata Poniman, Kamis.

Poniman mengaku tidak mengetahui berapa dana yang disiapkan PT KG untuk membayarkan THR ratusan pekerja mereka tersebut. "Kalikan saja, kalau gajinya Rp 5 juta kali 200 pekerja," kata Poniman.

Perihal hasil monitoring pembayaran THR ke perusahaan-perusahaan di Karimun, Poniman menyebut kegiatan itu ditangani Bidang Pengawasan Disnaker Provinsi Kepri. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved