PDI Perjuangan Kepri Sarasehan Pancasila, Ini Pesan Pentingnya!

PDI Perjuangan Kepri Sarasehan Tentang Pancasila, Ini Pesan Pentingnya!

PDI Perjuangan Kepri Sarasehan Pancasila, Ini Pesan Pentingnya!
Istimewa
Soerya Respationo 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM-PDI Perjuangan ‎menggelar sarasehan tentang pancasila di PIH, Jumat (23/6/2017) sore. Bulan Juni yang menjadi bulan kelahiran dan wafatnya presiden pertama Soekarno, sekaligus lahirnya pancasila memang sakral bagi PDI Perjuangan. Di setiap bulan ini, PDI Perjuangan kerap menggelar acara serupa.

Baca: Heboh! Wajahnya Mirip, Foto PNS Cantik Ini Viral Sebagai Miyabi. Ini Reaksi Miyabi Asli!

Baca: BREAKINGNEWS: Diduga Hendak Maling Motor, Pria Ini Bonyok Dihajar Warga. Begini Kondisnya!

Namun tahun ini terasa spesial karena ikut bersamaan dengan bulan ramadan. Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri, Soerya Respationo mengatakan sarasehan itu dilaksanakan dengan mengundang masyarakat luas, seperti anak yatim piatu, kaum dhuafa serta penyandang disabilitas.

"Kita satukan dengan momen buka puasa bersama. Sengaja kita lakukan supaya pancasila ini betul-betul diketahui oleh masyarakat luas dari semua kalangan, bukan cuma internal partai. Tadi kita lihat ada anak-anaknya, ada juga yang orangtuanya," tutur Soerya.

Sarasehan tentang pancasila itupun sekaligus menjawab gonjang-ganjing tentang dasar negara yang belakangan ini mencuat. Seiring dengan munculnya oknum-oknum yang diduga berusaha mengoyak persatuan bangsa dengan dasar yang lain.

"Kedudukan pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum. Pancasila tidak bisa tergantikan oleh apapun. Semangat pancasila pun harus diimplementasikan oleh seluruh rakyat Indonesia. Kita mengundang dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu, dhuafa itu juga bagian dari spirit pancasila, yaitu gotong royong," tuturnya.

Soerya menegaskan bahwa PDI Perjuangan akan menjadi garda terdepan dalam mengawal, merawat serta mengimplementasikan pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam sarasehan tersebut, turut diundang tokoh-tokoh agama dari seluruh agama yang diakui di Indonesia.

"Kita undang tokoh Islam, Kristen, Buddha, Hindu, ini untuk merajut kebersamaan juga," ucap Soerya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan, Ernawati menambahkan dalam kegiatan itu ikut diberikan santunan kepada 160 anak yatim piatu dan 40 orang penyandang disabilitas dari persatuan penyandang disabilitas Indonesia Provinsi Kepri.

"Panti asuhannya tersebar dari semua kawasan Batam, dan bukan hanya yayasan panti asuhan khusus muslim. Ada dua yayasan non muslim juga. Kita juga tidak lupakan penyandang disabilitas, karena kebetulan ketua persatuan penyandang disabilitas itu almarhumah ibu Rekaveny," tutur Ernawati.

‎Turut hadir dalam sarasehan tersebut seluruh anggota fraksi PDI Perjuangan, baik dari DPRD Provinsi Kepri serta Kota Batam. Juga para pengurus DPC Kota Batam dan DPD Kepri.(*)

Penulis: Anne Maria
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved