Bensin Langka di Pulau Kundur, Warga Terpaksa Pilih-pilih Kunjungan Lebaran

Bensin Langka di Pulau Kundur, Warga Terpaksa Pilih-pilih Kunjungan Lebaran

Bensin Langka di Pulau Kundur, Warga Terpaksa Pilih-pilih Kunjungan Lebaran
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Masyarakat pulau Kundur, Kabupaten Karimun kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium untuk kendaraan bermotor di masa libur lebaran.

Baca: Suasana Duka Melangiti Kampung Nanas Setelah Dokter Awal Bros Katakan Ini

Baca: BREAKINGNEWS: Heboh Serangan Maut ke Polda Sumut, Polsek di Kepri Siaga Satu. Brimob Turun Patroli!

Kondisi kelangkaan BBM jenis premium memang terjadi hampir di setiap hari raya idul fitri di pulau terbesar di Kabupaten Karimun ini. Hal ini cukup membuat masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan sanak saudara menjadi kesulitan.

Dari pantauan tribun di pulau yang terdiri dari tiga kecamatan tersebut tidak terdapat satupun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk kendaraan di daratan. Masyarakat biasa mengisi bahan bakar kendaraannya di kios-kios pinggir jalan saja. Para pedagang BBM eceran umumnya mendapatkan stok dari agen resmi Pertamina di daerah Tanjungbatu Kota.

"Di kios-kios sampai Tanjungbatu juga habis. Jadinya mau ke rumah-rumah saudara yang jauh tidak bisa," kata Imam seorang warga Sawang, Kecamatan Kundur Barat pada Tribun, Rabu (28/6).

Imam berharap ada SPBU yang dibangun di daerah tinggalnya. Ia menyebutkan terkadang kelangkaan bukan hanya terjadi di masa lebaran saja. Namun di hari-hari biasa masyarakat juga terkadang kesulitan dalam memperoleh BBM.

"Kalau bisa ada SPBU di Kundur ini. Pulau Kundur juga merupakan pulau terbesar di Karimun," harapnya.

Seorang pemilik kios, Narto yang diwawancarai membenarkan sulitnya BBM di masa lebaran. Menurutnya kondisi lebaran yang dimanfaatkan warga untuk bepergian membuat stok bahan bakar, terutama premium menjadi cepat habis. Sementara jumlah BBM yang dijual agen kepada pedagang tidak bertambah.

"Kalau sudah lebaran memang susah. Jatah minyak dari agen tetap seperti hari biasa. Ini pun informasinya minyak baru masuk ke agen hari ini. Jadi sejak hari raya pertama sampai kemarin minyak gantung. Karena hari raya biasanya warga kemana-mana. Seluruh kendaran yang ada di pulau Kundur ini rata-rata jalan semua," jelasnya. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved