Gara-gara 8 Murid Tak Naik Kelas, Kuota Murid Baru di SMPN 1 Bintan Dukurangi

Gara-gara 8 Murid Tak Naik Kelas, Kuota Murid Baru di SMPN 1 Bintan Dukurangi

Gara-gara 8 Murid Tak Naik Kelas, Kuota Murid Baru di SMPN 1 Bintan Dukurangi
tribunbatam/aminnudin
Suasana pendaftaran murid baru di SMPN 1 Bintan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2017 di Kabupaten Bintan sudah berjalan sejak Senin (3/7). Di SMP Negeri 1 Bintan, para siswa ditemani orang tua masing masing datang sejak pagi mengambil formulir pendaftaran.

Baca: Pak Gubernur Silakan Coba di Kepri! PNS Datang Tepat Waktu Dihadiadi AC, LED TV hingga Kulkas!

Baca: Mengejutkan! Mengapa Rambut Sudah Beruban di Usia Muda? Jawabnya Lihat Berat Badan Anda!

Selasa (4/7) merupakan hari kedua PPDB 2017. Banyak orang tua siswa berjubel di sejumlah loket pendaftaran yang disediakan.

Penuturan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bintan Siti Rohani kepada Tribun sampai hari kedua, sudah ada 250 lembar formulir pendaftaran diambil orang tua siswa. "Sudah 250 formulir yang keluar. Kemungkinan masih akan bertambah lebih dari itu sampai hari ke tiga,"kata Siti.

Berdasarkan kapasitas sekolah, kuota yang seharusnya akan diterima di SMPN 1 Bintan berjumlah 256 siswa. Namun jumlah itu pada 2017 ini tak bisa dipenuhi karena sebab khusus.

"Seharusnya 256, tapi karena siswa ada yang tidak naik 8 orang di kelas VII jadi kami menerima hanya 248 siswa, dengan demikian tetap memenuhi ketentuan penerimaan yakni per kelas diisi 32 siswa, tidak boleh melebihi dari pada itu,"kata Siti.

Terkait 8 siswa yang terkena kebijakan tidak naik kelas tersebut, kepala sekolah menyatakan punya alasan mendasar mengapa itu sampai terjadi. Ujian kenaikan kelas bagi siswa kata dia didasarkan pada banyak aspek. Seperti komptensi siswa, kehadiran, sikap perilaku dan proses pembelajaran.

"Kalau semuanya itu dilalui dengan baik, sudah pasti naik kelas. Sistem sekarang sudah berbeda dengan sekarang. Kalau dulu namanya wajib belajar 9 tahun, wajib belajar itu mau pintar mau bodoh,

mau kehadirannya seperti apa tetap naik kelas. Kalau sekarang wajib belajarnya 12 tahun, aspek penilaian ujian pun ikut berubah dan semua dinilai,"kata Siti. (*)

Penulis: Aminudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved