Hari Ini, Polisi Bakal Periksa Hary Tanoe Sebagai Tersangka

Hary merupakan tersangka dalam kasus dugaan mengancam Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto melalui media elektronik.

Hari Ini, Polisi Bakal Periksa Hary Tanoe Sebagai Tersangka
kompas.com/ANDREAN KRISTIANTO
Hary Tanoesoedibjo 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo, dijadwalkan akan menjalami pemeriksaan sebagai tersangka oleh Penyidik Bareskrim Polri, Selasa (4/7/2017), hari ini.

Hary merupakan tersangka dalam kasus dugaan mengancam Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto melalui media elektronik.

Pemeriksaan ini merupakan kali pertama Hary diperiksa sebagai tersangka. Pengacara Hary, Adi Dharma Wicaksono mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi kliennya akan hadir memenuhi panggilan tersebut atau tidak.

"Kami masih berkoordinasi dengan beliau terkait panggilan untuk hari Selasa besok (hari ini)," ujar Adi kepada Kompas.com, Senin (3/7/2017) malam.

Rencananya pemeriksaan dilakukan di kantor Direktorat Tindak Pidana Siber pukul 10.00 WIB. Hary dikenakan Pasal 29 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) mengenai ancaman melalui media elektronik.

Baca: Setelah Periksa Saksi, Polisi Telah Buat Tiga Sketsa Wajah Terduga Pelaku

Baca: ASTAGA. Gadis Ini Nyaris Kehilangan Nyawanya saat Siaran Langsung

Baca: Wanita Ini Menyesal Telah Memakaikan Balitanya Cincin Permata. Ini Penyebabnya

Ia dilaporkan Yulianto pada awal tahun 2016 lalu. Dalam kasus ini, Yulianto tiga kali menerima pesan singkat dari Hary Tanoe pada 5, 7, dan 9 Januari 2016.

Isinya yaitu, "Mas Yulianto, kita buktikan siapa yang salah dan siapa yang benar. Siapa yang profesional dan siapa yang preman. Anda harus ingat kekuasaan itu tidak akan langgeng. Saya masuk ke politik antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, yang transaksional yang suka abuse of power. Catat kata-kata saya di sini, saya pasti jadi pimpinan negeri ini. Di situlah saatnya Indonesia dibersihkan."

Namun, Hary membantah mengancam Yulianto.

"SMS ini saya buat sedemikian rupa untuk menegaskan saya ke politik untuk membuat Indonesia lebih baik, tidak ada maksud mengancam," ujar Hary Tanoe. (*)

*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Kompas.com dengan judul : Selasa Siang, Hary Tanoe Diperiksa Sebagai Tersangka

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved