Polisi Gulung Bandit Brangkas di Senggarang, Seorang Masuk Daftar Buron!

Polisi Gulung Bandit Brangkas di Senggarang, Seorang Masuk Daftar Buron!

Polisi Gulung Bandit Brangkas di Senggarang, Seorang Masuk Daftar Buron!
TribunBatam/Wahib Waffa
Komplotan pembobol brangkas di Senggarang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Apes memang bagi tiga tersangka ini. Sudah gagal mencuri, tertangkap pula. Tiga tersangka ini berhasil dibekuk satuan Rekrim Polres Tanjungpinang setelah berusaha membobol berangkas milik PT Yakult Indonesia Persada.

Baca: Ehem! Adik Kim Kardashian Blak-blakan Soal Bokong dan Keperawanan! Begini Pengakuannya!

Baca: Curiga Istri Selingkuh, Pria Ini Pergoki Istrinya Lagi Beginian di Ranjang Pria Lain!

Baca: Polisi Tembak Sarawi, Tersangka Pembegalan di Batuaji, Ini Sepak Terjangnya!

Tiga tersangka ini bernama Prayoga (35) Emi (40) dan Iwan (40).‎ Mereka ditangkap beberapa hari lalu di rumahnya masing-masing di wilayah Tanjungpinang setelah melakukan aksi pencurian di Jalan Daeng Celak no 1 Senggarang Kota Tanjungpinang senin (10/4) lalu pukul 01.00 WIB.

AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro Kapolres Tanjungpinang melalui Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Polres Tanjungpinang ‎Iptu Edi Edrianis mengatakan bahwa pelaku telah lama dicari ‎karena juga seorang residivis.

"Mereka residivis pencurian memang. Sudah kita amankan setelah kita mengantongi identitas dari ‎hasil penyelidikaan kita. Kita amankaan mereka di tempat tinggalnya masing-masing. Sebenarnya ada 4, satu masih DPO," kata Edi panggilan akrabnya ditemui di Polres Tanjungpinang, Selasa (4/7).

‎Satu pelaku lain bernama Yulisman hingga kini masih dilakukan pengejaran serta telah memasukan namanya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Yulisman juga berperan dalam upaya pembobolan kantor PT Yakult‎ yang mana ia sebagai eksekutor pembongkar berangkas.

‎"Yang DPO ini juga ikut membongkar brangkas bersama Emi. Namun saat itu pengakuan para pelaku ini mereka tidak berhasil. Kedua teman lainya di luar mengawasi situasi. Karena tak sanggup yang di luar pun diminta bantu bongkar. Tapi tetap gagal juga," ungkapnya.

Brangkas diketahui berukuran besar ‎dan kokoh dengan besi baja. Setelah memanggil dua orang kawannya yang mengawasi diluar mereka pun tetap gagal. Merasa sudah tidak sanggup lagi, mereka akhirnya memilih untuk mengurungkan aksinya mengambil uang dari dalam brangkas.

"Mereka menggunakan obeng dan linggis. Tapi tetap saja gagal. Saat perjalanan di wilayah Dompak barang bukti linggis dibuang. Kita tetap menjerat pelaku dengan pasal 363 dengan hukuman maksimal 7 tahun," tambahnya. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved