Breaking News:

ALAMAK! Demi Legalkan Nikah Sejenis, Negara Ini Akan Hapus Sebutan Ayah, Ibu, Istri dan Suami

Jika proses legislasi berjalan mulus, maka hampir pasti pula, Malta akan melegalkan pasangan gay untuk mengadopsi anak sesuai jumlah yang mereka ingin

Editor: Mairi Nandarson
BBC/Getty
Malta menjadi negara Eropa pertama yang melarang terapi penyembuhan para kaum gay. 

Baca: Remaja Malaysia Ini Rela Rogoh Kantong Ratusan Juta Demi Ubah Wajah Mirip Tokoh Game. Mirip?

Terlepas dari reformasi yang didukung pemimpin partainya, David Agius, seorang politisi Partai Nasionalis, mengklaim, RUU itu melarang penggunaan kata ibu dan ayah.

"Mulai sekarang, Anda tidak bisa memanggil ibu atau ayah pada orangtua Anda karena tidak ada dalam UU. Akankah kita merayakan orang yang melahirkan hari ini sebagai ganti Hari Ibu’?"

Uskup Agung Malta, Charles Scicluna, mengatakan bahwa gereja tidak melawan kaum gay namun mengkritik usulan perubahan UU Perkawinan yang melegalkan perkawinan gay.

Baca: Mengejutkan! Inilah Alasan Remaja 16 Tahun Jatuh Hati dan Nikahi Nenek 71 Tahun

"Penekanan istilah yang paling disayangi, suami dan istri dan ibu dan ayah dalam hukum Malta ini sangat memprihatinkan," katanya.

Beberapa anggota parlemen Malta telah mengusulkan untuk menyimpan referensi tradisional dan spesifik gender dalam UU sambil menambahkan terminologi baru yang memungkinkan pasangan sejenis untuk menikah.

RUU baru itu telah dikesampingkan oleh pemerintah. Menteri Kehakiman Helena Dalli berargumentasi bahwa "memperkenalkan beberapa terminologi baru bukanlah sebuah kesetaraan".

Sebuah negara dengan tradisional Katolik yang kuat, Malta hanya melegalkan perceraian di tahun 2011 setelah sebuah referendum publik mengenai isu tersebut namun serangkaian reformasi baru-baru ini telah membuatnya naik ke peringkat teratas negara-negara yang ramah pada LGBT.

Jika perubahan yang diajukan disahkan oleh parlemen, Malta akan menjadi negara Uni Eropa ke-13 untuk melegalkan pernikahan gay.(*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved