BREAKINGNEWS: Anak Tak Diterima Sekolah, Orangtua Ancam Segel SMPN 47 Simpang Base Camp

Anak Tak Diterima Sekolah, Orangtua Ancam Segel SMPN 47 Simpang Base Camp

BREAKINGNEWS: Anak Tak Diterima Sekolah, Orangtua Ancam Segel SMPN 47 Simpang Base Camp
tribunbatam/ian pertanian
Ketua LPM Tanjungriau Sunario dan wali murid yang bertahan di SMPN 47 Batam 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Kurang lebih 200 orang, orangtua dan wali murid yang anaknya tidak diterima di SMPN 47 Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, yang ada di Simpang Base Camp, ancam akan segel sekolah kalau anak mereka tidak masuk.

Baca: Heboh! Ditanya Netizen Pernah Nonton Video Ariel-Cut Tari, Sophia Latjuba Ngamuk!

Baca: Ingin Menjadi Saksi Anaknya Masuk SMAN 1 Batam, Orangtua Rela Antre Sejak Pagi!

"Percuma juga kita warga yang tinggal di sekitar sekolah kalau anak kita tidak bisa juga diterima di sekolah ini,"kata ratusan orangtua yang menunggu kejelasan di SMPN 47 Sekupang.

Para orangtua yang mendatangi sekolah SMPN 47 yang anaknya sudah mendaftar adalah warha yang tinggal di daerah Marlion, perumahan permata laguna, dan kelurahan Tanjungriau.

Bahkan untuk warga Tanjungriau sendiri sebanyak 110 orang yang sudah mendaftar tetapi tidak bisa diterima. Hal tersebut diungkapkan Ketua Lembaga Pemantau Masyarakat (LPM) Kelurahan Tanjungriau Sunario.

"Untuk warga yang ada di kelurahan Tanjungriau ada sebanyak 110 orang yang tidak bisa diterima, belum lagi warga Batuaji yang rumahnya dekat dengan sekolah,"kata Sunario.

Sunario, mengatakan sekolah SMPN 47 dibagun oleh pemerintah atas usulan tokoh masyarakat Tanjungriau dan tokoh masyarakat Batuaji yang rumahnya dekat dengan sekolah."Sementara saat ini untuk Tanjungriau sendiri hanya ada satu sekolah SMPN 47 Sagulung, yang lain adanya di Tiban, tidak mungkin anak-anak kita dari Tanjungriau sekolah ke Sekupang,"kata Sunario.

Sementara orangtua lainnya yang masih bertahan di SMPN 47, tetap bertahan sampai ada jawaban dari pihak sekolah dan ihak komite sekolah."Kita tetap menunggu jawaban dari ihak sekolah, kemarin pada Sabtu lalu, pihak sekolah mengatakan semua warga yang rumahnya dekat dengan sekolah pasti diterima,"kata orangtua yang bertahan di SMPN 47.

Mereka juga mengatakan saat mereka berunjuk rasa pada sabtu lalu, pihak sekolah menjanjikan akan menerima semua anak-anak warga yang rumahnya dekat dengan sekolah."Kita akan tetap menunggu, kalau tidak ada kejelasan kita akan tetap bertahan di sekolah,"teriak orangtua yang ada di SMPN 47. (*)

Berita terkait baca Harian Tribun Batam edisi Selasa (11/7/2017)

Penulis: Ian Pertanian
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved