BATAM TERKINI

Diam-diam, Pihak PT RDS Melaporkan Oknum Ditpam yang Sebelumnya Diduga Pungli

Kabid Humas Polda Kepri Kombes S Erlangga Senin (10/7/2017 mengatakan, Syaparudin melaporkan dugaan pemerasan yang dilakukan DS

Diam-diam, Pihak PT RDS Melaporkan Oknum Ditpam yang Sebelumnya Diduga Pungli
tribunkaltim
ilustrasi 

Laporan Leo Halawa

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Genap sepekan kasus dugaan pungli di Direktoriat Pengamanan (Ditpam) BP Batam berinisial DS, berbuntut panjang.

Perusahaan outsorcing PT RDS Batam ternyata telah melaporkan DS ke Ditkrimsus Polda Kepri pada Kamis (6/7/2017) lalu.

Pelapor bernama Syaparudin selaku pimpinan perusahaan outsorcing tersebut.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes S Erlangga Senin (10/7/2017 mengatakan, Syaparudin melaporkan dugaan pemerasan yang dilakukan DS

Namun demikian, penyidik masih mempelajari laporan tersebut.

Baca: BREAKINGNEWS. Tim Saber Pungli Ditpam BP Batam Tangkap Seorang Anggota. Ini Saran Kapolresta

Baca: Kasus Pungli BP Batam Masih Buram, Gelar Perkara Diambil Alih Polda Kepri

Baca: BP Batam Bilang, Tak Ada OTT Pungli di Ditpam. Begini Penjelasannya

Seperti diketahui, kasus yang membuat heboh ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam terhadap DS yang diduga menerima sejumlah uang dari perwakilan PT RDS.

Hanya saja, dari dua kali gelar perkara di Polda Kepri, belum terbukti DS melakukan pungli karena barang bukti uang sebesar Rp 50 juta masih di tangan pihak perusahaan.

Pihak BP Batam juga mengklarifikasi bahwa tidak ada OTT yang terjadi.

"Kami sudah kontak ke Ditpam, dan ke Pak Fajri, Ketua Tim Saber. Tidak ada OTT. Itu jawaban dari kami," kata Dikretur Humas dan Promosi BP Batam, Purnomo Andiantono kepada Tribun, Jumat (7/7/2017) lalu. 

Penulis: Leo Halawa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved