Heboh Kuitansi Tiket Kapal

Kesal Menunggu Sejak Pagi, Giliran Hendak Masuk Ditolak. Penumpang Meluapkan Emosi Dengan Memaki

Kesal Menunggu Sejak Pagi, Giliran Hendak Masuk Ditolak. Penumpang Meluapkan Emosi Dengan Memaki

Kesal Menunggu Sejak Pagi, Giliran Hendak Masuk Ditolak. Penumpang Meluapkan Emosi Dengan Memaki
tribunbatam/wahib waffa
Ratusan penumpang berjubel antre masuk kapal, namun sebagian ditolak petugas syahbandar lantaran hanya menunjukkan kuitansi pembelian tiket 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Lantaran kesal sejak pagi menunggu keberangkatan dan akhirnya ditolak, ratusan penumpang ricuh adu mulut dengan petugas syahbandar.

Baca: Heboh Lagu Despacito, Awasi Anak Anda! Inilah Lirik Yang Bikin Ibu-ibu Senewen!

Baca: Mengejutkan! Inilah 10 Kepribadian Wanita Menurut Bentuk Bibirnya. Mana Pilihan Anda?

Baca: Heboh! Ditanya Netizen Pernah Nonton Video Ariel-Cut Tari, Sophia Latjuba Ngamuk!

Baca: Viral! Benarkah Korban Letusan Vesuvius Ini Sedang Masturbasi? Lihat Baik-baik Lagi!

Mereka tak bisa berangkat lantaran menggunakan Kwitansi sebagai tiket berangkat kapal Tol laut antar pulau. Diantara kapal tujuan ke Natuna, Anambas dan Pontianak.

"Kita pakai kwitasi dikasih pihak agen resmi Kapal Sabuk nusantara, tapi ko gak boleh berangkat sama orang pelabuhan. Kita pun bingung apa salahnya dengan kwitansi ini," ujarh Yani penumpang menuju Natuna ditemui di lokasi, Rabu (12/7) siang.

Ratusan penumpang ini menunggu sejak pagi pukul 07.00 WIb. Hingga kini mereka belum bisa berangkat. Tak henti mereka pun teriak-teriak mengeluarkan kata-kata kotor untuk meluapkan kekesalnya.

"Kurang ajar ya siksa kami kalian. Apa salahnya kwitansi ini gak boleh bayar. Saya sudah tunggu dari pagi," ujarnya.

Sementara pihak syahbandar belum bisa menyampaikaan keteranganya‎ terkait penundaan penumpang lantaran tiket kuitansi itu.

Terlihat kuitansi yang ditunjukan berisi nama penumpang, tujuan, dan kapal yang digunakan serta jumlah uang 70 ribu.

Siapa petugas penerima ‎dan keterangan seperti pajak, Asuransi dan keterangan pengesahan harga tiket dari dinas maupun Kementrian perhubungan terkait tidak tersedia. Kuitansi ini mirip dengan kuitansi pembayaran jual beli barang.

"Apa ini memang kuitansi gak resmi. Karena bukan tiket resmi dari Pelni, tapi saya beli sama agen resmi," kata penumpang ‎(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved