Heboh Kuitansi Tiket Kapal
VIDEO: Kuitansi Tiket Kapal Ditolak, Penumpang Teriak-teriak Adu Mulut Dengan Petugas Syahbandar
Kuitansi Tiket Kapal Ditolak, Penumpang Teriak-teriak Adu Mulut Dengan Petugas Syahbandar
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Pemicu ricuh penumpang dengan petugas syahbandar Pelabuhan Tanjungpinang soal tiket naik kapal.
Baca: Heboh Lagu Despacito, Awasi Anak Anda! Inilah Lirik Yang Bikin Ibu-ibu Senewen!
Baca: Setelah 5 Tahun, Rekor Gangnam Style di YouTube Akhirnya Tumbang. Disalip Despacito?
Baca: Mengejutkan! Inilah 10 Kepribadian Wanita Menurut Bentuk Bibirnya. Mana Pilihan Anda?
Baca: Heboh! Ditanya Netizen Pernah Nonton Video Ariel-Cut Tari, Sophia Latjuba Ngamuk!
Penumpang ditolak lantaran hanya menunjukkan kuitansi pembelian tiket naik kapal. Ratusan penumpang ricuh adu mulut dengan petugas syahbandar. Mereka tak bisa berangkat lantaran menggunakan Kwitansi sebagai tiket berangkat kapal Tol laut antar pulau. Diantara kapal tujuan ke Natuna, Anambas dan Pontianak.
"Kita pakai kwitasi dikasih pihak agen resmi Kapal Sabuk nusantara, tapi ko gak boleh berangkat sama orang pelabuhan. Kita pun bingung apa salahnya dengan kwitansi ini," ujarh Yani penumpang menuju Natuna ditemui di lokasi, Rabu (12/7) siang.
Ratusan penumpang ini menunggu sejak pagi pukul 07.00 WIb. Hingga kini mereka belum bisa berangkat. Tak henti mereka pun teriak-teriak mengeluarkan kata-kata kotor untuk meluapkan kekesalnya.
"Kurang ajar ya siksa kami kalian. Apa salahnya kwitansi ini gak boleh bayar. Saya sudah tunggu dari pagi," ujarnya.
Sementara pihak syahbandar belum bisa menyampaikaan keteranganya terkait penundaan penumpang lantaran tiket kuitansi itu.
Terlihat kuitansi yang ditunjukan berisi nama penumpang, tujuan, dan kapal yang digunakan serta jumlah uang 70 ribu.
Siapa petugas penerima dan keterangan seperti pajak, Asuransi dan keterangan pengesahan harga tiket dari dinas maupun Kementrian perhubungan terkait tidak tersedia. Kuitansi ini mirip dengan kuitansi pembayaran jual beli barang.
"Apa ini memang kuitansi gak resmi. Karena bukan tiket resmi dari Pelni, tapi saya beli sama agen resmi," kata penumpang (*)