Disambut Hangat, Begini Komentar Wisatawan Asal Tiongkok Tentang Batam

Para penari, mempersembahkan sepaket sirih pada wisman sebagai bentuk penghormatan sekaligus memperkenalkan budaya Melayu.

Disambut Hangat, Begini Komentar Wisatawan Asal Tiongkok Tentang Batam
TRIBUNBATAM/ISTIMEWA
Kedatangan Wisman asal Tiongkok disambut tarian persembahan oleh Pemerintah Kota Batam, Kamis (13/7/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Biyu (nama dalam bahasa Mandarin 碧玉) perempuan satu dari 212 wisman asal Tiongkok yang tiba di Hang Nadim Kamis (13/7/2017) dini hari, terpesona cara penyambutan mereka bak ratu dan raja di pintu kedatangan bandara.

"Kami sangat terpesona. Kami ingin melihat Batam seperti apa. Dan rasa itu tiba rasanya," kata-kata Biyu dalam bahasa Mandarin yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh salah satu pemandu mereka.

Kedatangan 212 wisman itu disambut dengan tarian selamat datang. Para penari, mempersembahkan sepaket sirih pada wisman sebagai bentuk penghormatan sekaligus memperkenalkan budaya Melayu.

Biyu pun lagi-lagi terkesan dengan pesona tarian ala Melayu Kepri itu. Meski canggung, Biyu tak sungkan mengucapkan terima kasih dalam bahasa Indonesia setelah diajari sesaat pemandu di sana.

"Sirih flora khas Indonesia sangat bagus sekali. Terima kasih-Terima kasih," kata-kata Biyu seraya tersenyum lebar.

Baca: Menginap di Tiga Hotel, 212 Wisman Asal Tiongkok Bakal Cicipi Kuliner Khas Batam

Baca: Lagi, Polisi Ringkus Dua Pengeroyok Hermansyah

Selain dia, ucapan keanggunan pesona Batam juga diungkapkan oleh Changchang (长长). Changchang yang tergabung dalam rombongan itu juga mengatarakan isi hatinya.

Saat ditanya mengatakan, dia dan keluarganya sangat takjub berkunjung ke Batam. "It was a nice gathering. We spent three days here (Batam Island)," kata-kata Changchang dalam bahasa Inggris.

212 wisman itu, juga memanfaatkan momen dengan mengabadikan foto bersama dengan beberapa pejabat BP Batam dan Pemko Batam. Dari BP Batam ada Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Purnomo Andiantono, GM Marketing Bubu Hang Nadim Dendi Gustinandar, dan lainnya.

Momen istimewa itu, BP Batam bekerjasama dengan beberapa pihak memberikan souvenir atau bingkisan cindremata boneka 'Made in Kepri'. Usai seremoni itu, mereka dipandu ke mobil dibawa ke hotel untuk menikmati istrahat sejenak. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak Jumat, 14 Juli 2017

Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved