Jabatan Sekwan Pinang Kosong, Baperjakat Bahas Pengunduran Diri Akib

Jabatan Sekwan Pinang Kosong, Baperjakat Bahas Pengunduran Diri Akib. Begini Alasan Akib Mundur!

Jabatan Sekwan Pinang Kosong, Baperjakat Bahas Pengunduran Diri Akib
Istimewa
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Badan Pertimbangan Jabatan dan Pengkat (Baperjakat) Kota Tanjungpinang mulai membahas masalah pengunduran diri Abdul Kadir Ibrahim (Akib) dari jabatan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang. Karena bila disetujui Walikota Tanjungpinang itu berarti jabatan tersebut kosong. Sehingga harus ada pejabat penggantinya.

Baca: Gagal Jadi Mantu Bakrie, Artis Dokter Ini Digebet Anak Orang Tajir! Abaikan 2 Anak Mantan Menteri!

Baca: Heboh! Gaun Artis Bollywood Priyanka Chopra Melorot Saat Syuting, Begini Penampakannya!

Baca: Terungkap! Petinggi ANTV Marah-marah di Instagram, Ayu Ting Ting Mundur dari Pesbukers!

"Masalah Pengunduran diri Pak Akib ini juga sedang kita bahas. Karena bila disetujui oleh walikota kita harus carikan penggantinya," kata Tengku Dahlan anggota Baperjakat, Jumat (14/7/2017).

Menurutnya, saat ini, Akib sedang menikmati masa cuti. Oleh karena itu, meskipun secara resmi belum ada keputusan resmi walikota, untuk sementara tugas dan jabatan Sekwan dilaksanakan oleh Kabag Humas DPRD Tanjungpinang Yuswadinata.

"Karena ini jabatan eselon II tentu nanti untuk pengisiannya harus melalui mekanisme open bidding. Oleh karena itu kemungkinan sambil menunggu proses open bidding akan ditunjuk dulu Pelaksana tugas (Plt)nya," katanya.

Oleh karena itu, saat ini, Baperjakat juga tengah menggodok nama-nama yang memenuhi keriteria untuk direkomendasikan sebagai Plt Sekwan ke Walikota Tanjungpinang. Selain itu pihaknya bersama inspektorat juga sedang mambahas batas tanggung jawab jabatan. Sehingga nantinya saat sudah diisi pejabat baru, jelas batas pertanggungjawabannya.

Sementara itu Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga menjelaskan masalah pengunduran diri tersebut merupakan domain Walikota. Pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang sangat tidak menginginkan hal tersebut terjadi.

"Kita serahkan ke Walikota mana yang terbaik. Tapi mengingat tingginya intensitas kerja di DPRD tentu kita ingin secepatnya dipastikan. Harus cepat di carikan pengganti. Ya sementara Plt-nyalah," katanya.

Memang menurutnya, setiap tugas dan jabatan tentu memiliki tanggungjawab masing-masing. Soal beban jabatan, memang dia mengakui beban jabatan Sekwan memang berat. Karena sesuai tupoksi harus memfasilitasi kegiatan DPRD. Mulai dari pimpinan, pansus, komisi dll.

"Kita nanti akan diskusi dengan walikota. Karena untuk menunjukan Sekwan harus koordinasi dengan Pimpinan DPRD," katanya.

Untuk diketahui, Akib sendiri sudah menghadap Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah 20 Juni lalu. Dia menyampikan pengunduran diri secara resmi dari jabatan Sekwan DPRD Tanjungpinang secara lisan dan tulisan.

Dalam status facebooknya yang diunggah 28 Juni lalu, dia mengutarakan alasan pengunduran dirinya dengan alasan ingin lebih punya waktu untuk dekat bersama Emak atau Ibunya yang sudah usia lanjut dan keluarga.(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved